Chris Dayanti Ginting
Universitas Negeri Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Review : Determinan Kepatuhan Pajak UMKM melalui Tax Morale, Tax Awareness, Trust in Government, dan Modernisasi Sistem Perpajakan Chris Dayanti Ginting
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i2.12054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh tax morale, tax awareness, trust in government, dan modernisasi sistem perpajakan terhadap kepatuhan pajak UMKM, menjelaskan hubungan konseptual antarvariabel tersebut, serta mengidentifikasi research gap dan peluang pengembangan penelitian di masa mendatang. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sebanyak 33 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan teknik content analysis serta narrative synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kajian kepatuhan pajak UMKM telah bergeser dari pendekatan administratif yang berfokus pada pengetahuan perpajakan dan sanksi pajak menuju pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan faktor psikologis, institusional, dan teknologi. Tax awareness, tax morale, trust in government, dan modernisasi sistem perpajakan secara umum ditemukan memiliki pengaruh positif terhadap kepatuhan pajak UMKM. Selain itu, hasil sintesis menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut saling melengkapi dalam menjelaskan perilaku kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan pajak UMKM merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor internal wajib pajak, kepercayaan terhadap pemerintah, dan kemudahan sistem perpajakan modern.This study aims to analyze the development of previous research findings regarding the influence of tax morale, tax awareness, trust in government, and tax system modernization on MSME tax compliance, explain the conceptual relationships between these variables, and identify research gaps and opportunities for future research development. The study employed a literature review method with a qualitative-descriptive approach. A total of 33 relevant national and international journal articles were purposively selected and analyzed using content analysis and narrative synthesis techniques. The results show that the development of MSME tax compliance studies has shifted from an administrative approach that focuses on tax knowledge and tax sanctions to a more comprehensive approach that integrates psychological, institutional, and technological factors. Tax awareness, tax morale, trust in government, and tax system modernization were generally found to have a positive influence on MSME tax compliance. Furthermore, the synthesis results indicate that the four variables complement each other in explaining taxpayer compliance behavior. This study concludes that MSME tax compliance is a multidimensional phenomenon influenced by the interaction of internal taxpayer factors, trust in the government, and the ease of the modern tax system.
Literasi, Digitalisasi, dan Kepatuhan Pajak Gen Z: Sebuah Telaah Literatur Integratif Chris Dayanti Ginting
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v6i3.12030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara literasi perpajakan, digitalisasi perpajakan, dan kepatuhan pajak Gen Z melalui pendekatan telaah literatur integratif. Metode yang digunakan adalah literature review non-SLR terhadap 31 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan kepatuhan pajak Gen Z, literasi perpajakan, digitalisasi sistem perpajakan, edukasi pajak, kesadaran pajak, sanksi, moral pajak, gaya hidup, dan perilaku keuangan. Data dianalisis secara tematik integratif dengan mengelompokkan temuan berdasarkan perkembangan penelitian terdahulu, peran literasi dan digitalisasi, serta research gap dan peluang novelty. Hasil telaah menunjukkan bahwa penelitian kepatuhan pajak Gen Z berkembang dari fokus awal pada edukasi dan kesadaran pajak menuju kajian yang lebih multidimensi. Literasi perpajakan berperan sebagai dasar pemahaman dan kesadaran, tetapi pengaruhnya tidak selalu konsisten dalam membentuk niat atau kepatuhan pajak. Digitalisasi perpajakan berperan dalam mempermudah akses, pelaporan, edukasi, dan pengalaman kepatuhan, tetapi efektivitasnya bergantung pada kemudahan sistem, pendampingan, dan kesesuaian kanal digital dengan karakter Gen Z. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan pajak Gen Z terbentuk melalui interaksi antara literasi, digitalisasi, kesadaran, moral, sanksi, gaya hidup, dan kesiapan finansial.
Konstruksi Multidimensional Dampak Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai terhadap Keberlanjutan UMKM: Studi Literatur Wahyudi Pialanta Ginting; Chris Dayanti Ginting
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i1.11977

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap keberlanjutan UMKM melalui literature review kualitatif deskriptif atas 26 artikel nasional dan internasional. Literatur yang dianalisis mencakup isu PPN, UMKM, daya beli, kepatuhan dan penghindaran pajak, digitalisasi administrasi perpajakan, serta keberlanjutan usaha. Data diperoleh melalui telaah dokumen dan dianalisis dengan reduksi data, kategorisasi tema, sintesis, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan PPN berdampak multidimensional, meliputi kenaikan biaya produksi, harga jual, penurunan daya beli, omzet, laba, serta peningkatan beban administrasi. UMKM menghadapi tekanan pasar dan administratif, sehingga keberlanjutan ditentukan oleh kemampuan adaptasi terhadap regulasi, administrasi pajak, dan perilaku konsumen.