Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Sosial Tiktok sebagai Media Promosi Kampus oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Shaffira Bella Shakinah; Mohammad Fadel Atmadiansyah
Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jsepkm.v2i3.493

Abstract

Perkembangan media sosial membawa perubahan besar pada strategi promosi perguruan tinggi dalam menjangkau calon mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo memanfaatkan platform TikTok untuk membangun citra kampus dan meningkatkan ketertarikan calon mahasiswa melalui penyajian konten kreatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan TikTok sebagai media promosi kampus serta menganalisis strategi konten, bentuk keterlibatan audiens, dan dampaknya terhadap citra institusi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui keterlibatan langsung kegiatan magang, observasi, dan dokumentasi aktivitas promosi di akun resmi kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok hadir sebagai media promosi yang efektif karena konten video yang menampilkan aktivitas mahasiswa, fasilitas kampus, dan kehidupan perkuliahan memperoleh respons tinggi dari audiens. Fitur siaran langsung juga meningkatkan interaksi dua arah dan kepercayaan calon mahasiswa terhadap informasi yang disampaikan. Simpulan penelitian menyatakan bahwa pemanfaatan TikTok memperkuat kesadaran merek, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan daya tarik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo di era digital.
Adaptasi Pagelaran Wayang di Era Digital: Ngamen Online Ki Yohan Susilo di Youtube Shaffira Bella Shakinah; Ferry Adhi Dharma
Academic Journal of Da'wa and Communication Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajdc.v6i2.12981

Abstract

This study aims to analyze the forms of adaptation in wayang performances as an effort to preserve culture and increase participation of the younger generation. The research method used was a qualitative approach, with data collected through interviews, observations of the “Online Busking” practice carried out by Ki Yohan Susilo via the “Langgeng Budaya” channel on YouTube, and a review of relevant literature. The findings of this study indicate that the use of digital media opens new opportunities for wayang to reach a wider audience without being bound by a specific space and time. The interaction pattern between the puppeteer and the audience has also shifted, as viewers can provide direct responses through available interactive features. Interestingly, some of the audience members are young people who previously had less involvement with wayang. This indicates that, to some extent, technology can help maintain the continuity of traditions without eliminating their fundamental values.