Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPLORASI PENGALAMAN MAHASISWA PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DALAM MENGELOLA KELAS PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR CITRA BAKTI DI SD CITRA BAKTI Agustina Meo; Yohanes Paulus De Brito Naru; Nikodemus Bate
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.174

Abstract

Manajemen kelas merupakan salah satu kompetensi pedagogik yang harus dikuasai oleh calon guru, termasuk mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK memiliki karakteristik yang khas karena melibatkan aktivitas fisik, penggunaan ruang terbuka, serta interaksi sosial yang tinggi. Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan teori manajemen kelas secara langsung di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa PLP dalam mengelola kelas pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Citra Bakti ditinjau dari kajian teori manajemen kelas dan pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PLP PJOK yang melaksanakan praktik mengajar di SD Citra Bakti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP telah menerapkan prinsip-prinsip manajemen kelas seperti pengaturan lingkungan belajar, pengelolaan perilaku siswa, pengelolaan waktu, serta penciptaan iklim belajar yang kondusif. Namun, mahasiswa masih menghadapi kendala berupa perbedaan karakteristik siswa, keterbatasan sarana prasarana, dan pengalaman mengajar yang terbatas. Secara keseluruhan, pengalaman PLP berkontribusi positif terhadap penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan kelas pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Selain itu, pengalaman mahasiswa PLP juga memberikan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi dengan guru lainnya dan pengembangan jaringan profesional di sekolah. Mahasiswa belajar untuk beradaptasi dengan metode pengajaran yang berbeda dan menggali potensi diri dalam menghadapi situasi yang dinamis. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran PJOK juga mulai diperkenalkan, seperti pemanfaatan aplikasi untuk merekam perkembangan siswa dan alat bantu visual yang mendukung pembelajaran aktif. Dengan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengintegrasikan keterampilan digital dalam manajemen kelas mereka. Selanjutnya, refleksi terhadap proses belajar mengajar menjadi bagian penting dalam mengevaluasi aktivitas pengelolaan kelas. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi dan strategi yang telah mereka gunakan untuk mengatasinya. Diskusi ini membantu mereka memahami teori manajemen kelas lebih dalam dan merumuskan rencana tindak lanjut yang lebih efektif. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi program pembelajaran pendidikan guru, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kelas dalam pendidikan PJOK. Dengan demikian, calon guru tidak hanya terlatih secara teoritis, tetapi juga berpengalaman secara praktis dalam menghadapi tantangan di lapangan.
Strengthening Active Physical Education Learning Through a PJOK Trofeo Program: a Service-Learning Approach with Pre-Service Teachers at SD Citra Bakti Nikodemus Bate; Bernabas Wani; Josep Marsianus Rewo; Yanuarius Ricardus Natal; Agustina Meo; Yohanes Paulus De Brito Naru
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7577

Abstract

This community service program aimed to enhance active learning and sportsmanship in elementary physical education through the implementation of a structured PJOK Trofeo model supported by pre-service teachers (PLP students). Conducted at SD Citra Bakti, the program adopted a service-learning framework integrating collaborative mentoring among lecturers, pre-service teachers, and school teachers. The intervention was implemented in four stages: needs assessment, collaborative design, structured Trofeo-based activities, and reflective evaluation. Data were collected using observation sheets assessing student participation and sportsmanship indicators, complemented by reflective reports from pre-service teachers. The results demonstrated a significant increase in active participation (from 62% to 85%) and improvements in sportsmanship indicators, including fair play and teamwork. Furthermore, pre-service teachers showed enhanced pedagogical competence in classroom management and active learning facilitation. The novelty of this program lies in reconstructing a competitive format into a pedagogical device that integrates cooperative learning principles and service learning within a community-based partnership. This model provides a replicable framework for character-oriented and experiential physical education practices.