Mufidatur Rizqiya Permana Mufidatur
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN IPAS DI SDN DUKUHMENCEK 04 DITINJAU DARI HAKIKAT SAINS DAN TUJUAN PEMBELAJARAN IPAS Mufidatur Rizqiya Permana Mufidatur; Dwi Cahyani; Fina Wildania Sholeha; Umi Farihah; Indah Wahyuni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran IPAS di SDN Dukuhmencek 04 ditinjau dari hakikat sains dan tujuan pembelajaran IPAS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam terhadap praktik pembelajaran dalam konteks nyata. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan dokumen pembelajaran, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran IPAS belum sepenuhnya mengintegrasikan hakikat sains secara utuh, di mana perencanaan masih berorientasi pada aspek produk ilmiah, pelaksanaan pembelajaran belum optimal dalam mengimplementasikan proses ilmiah seperti inkuiri dan eksperimen, serta evaluasi pembelajaran masih didominasi oleh penilaian kognitif dan belum mencakup aspek proses dan sikap ilmiah secara komprehensif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatan analisis integratif yang mengkaji keterkaitan antara pengelolaan pembelajaran, hakikat sains, dan tujuan pembelajaran IPAS secara simultan dalam konteks sekolah dasar. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa ketidaksinkronan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi menjadi faktor utama dalam rendahnya implementasi hakikat sains, serta menawarkan implikasi praktis berupa penguatan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis hakikat sains secara sistematis.