Kecamatan sukun merupakan kawasan perkotaan yang memiliki luas 25,66 km2 dengan jumlah penduduk 196.300 jiwa. penulisan skripsi ini ditujukan untuk menghitunga jumlah proyeksi penduduk tahun 2038 dikecamatan sukun, menghitung kebutuhan air pada wilayah perencanaan, membuat desain jaringan, mensimulasikan hasil perhitungan pada software watercadv8i, dan juga menghitung rencana anggaran biaya. wilayah perencanaannya yaitu pada kelurahan sukun, bandungrejosari, tanjungrejo, karangbesuki, ciptomulyo, kebonsari, dan gadang. Data yang diperlukan yaitu data jumlah penduduk pada 10 tahun terakhir, data debit sumber air tanah, data peta topografi. data analisa harga satuan pekerjaan. Untuk hasil akan diolah secara manual dengan menggunakan software microsoft excel dan dilanjutkan untuk simulasi menggunakan software watercad. Hasil dari perhitungan menunjukan pada tahun 2038 jumlah penduduk dikecamatan sukun mencapai 231.514 jiwa. Debit yang dibutuhkan pada sumber Hippam Tirta sumber sebesar 4,09 lt/dt pada pipa transmisi dan 5,57 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Tirta Anugrah sebesar 3,81 lt/dt pada pipa transmisi dan 5,2 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Karang Besuki sebesar 3,06 lt/dt pada pipa transmisi dan 4,17 lt/dt pada pipa distribusi, Hippam Kebonsari sebesar 3,32 lt/dt pada pipa transmisi dan 4,54 lt/dt pada pipa distribusi. Hasil ukuran dimensi memakai pipa ukuran 3 inch, 2 inch, 1 ½ inch,1 ¼ inch, dan 1 inch. Pada dimensi 3 inch dibutuhkan sepanjang 4929,19 m, dimensi 2 inch sepanjang 6284,80 m, dimensi 1 ½ inch sepanjang 1414,17 m, dimensi 1 ¼ inch sepanjang 2085,38 m, dimensi 1 inch sepanjang 957,92 m. Simulai hasil pada watercadv8i menunjukan bahwa tekanan pada pipa masih kurang, untuk solusinya menambahkan pompa tekan pada setiap sumber sampai hasilnya cukup .Total rencana anggaran biaya (RAB) pada 4 jaringan distribusi HIPPAM pada wilayah yang berbeda yaitu sebesar Rp. 7.280.000.000,00 (Tujuh Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Juta Rupiah).