Pitri
Institut Agama Islam Negeri Parepare

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ECO-LIFESTYLE ADOPTION AMONG GENERATION Z: PERSPEKTIF KESADARAN LINGKUNGAN, NORMA SUBJEKTIF DAN RELIGIUSITAS DI KOTA PAREPARE: ECO-LIFESTYLE ADOPTION AMONG GENERATION Z: PERSPEKTIF KESADARAN LINGKUNGAN, NORMA SUBJEKTIF DAN RELIGIUSITAS DI KOTA PAREPARE Pitri; Arwin
Jurnal MBE Manajemen Bisnis, Equilibrium Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Bisnis Equilibrium
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh kesadaran lingkungan dan norma subjektif terhadap keputusan penerapan eco lifeststyle pada Generasi Z di Kota Parepare dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Adapun model pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif metode Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 126 responden Generasi Z di Kota Parepare yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan, norma subjektif, dan religiusitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penerapan eco lifestyle. Religiusitas juga terbukti mampu memperkuat pengaruh kesadaran lingkungan terhadap penerapan eco lifestyle. Namun, religiusitas tidak mampu memoderasi pengaruh norma subjektif terhadap keputusan penerapan eco lifestyle. Norma subjektif menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi perilaku eco lifestyle Generasi Z. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur perilaku konsumsi berkelanjutan dengan mengintegrasikan kesadaran lingkungan, norma subjektif, dan religiusitas dalam satu model penelitian. Kebaruan penelitian terletak pada penggunaan religiusitas sebagai variabel moderasi dalam menjelaskan perilaku eco lifestyle Generasi Z pada konteks masyarakat kota religius.