Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Digital Literacy, Parental Involvement, Religious Learning Environment, and Teaching Methods on Students’ Achievement in Islamic Education Huzma Juliantri
Journal Management & Economics Review (JUMPER) Vol. 3 No. 10. 1 (2026): Special Issue: Call For Paper JUMPER
Publisher : Malaqbi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jumper.v3i10. 1.997

Abstract

This study aims to examine the effect of digital literacy, parental involvement, religious learning environment, and teaching methods on students’ achievement in Islamic education. Employing a quantitative explanatory research design, data were collected from 250 students enrolled in Islamic education subjects through structured questionnaires and academic documentation. The data were analyzed using descriptive statistics, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results indicate that digital literacy, parental involvement, religious learning environment, and teaching methods each have a positive and significant effect on students’ academic achievement. Simultaneously, these variables explain 53.9% of the variance in students’ achievement. Among the independent variables, the religious learning environment has the most dominant influence, followed by parental involvement, teaching methods, and digital literacy. These findings suggest that students’ academic success in Islamic education is shaped by an integrated ecosystem that combines technological competence, family engagement, supportive spiritual climate, and effective pedagogical strategies. The study highlights the importance of strengthening digital skills while maintaining value-based educational environments to enhance academic outcomes in Islamic education institutions.
Generative AI in Islamic Education at the Madrasas Level: A Literature Review of Pedagogical, Ethical, and Theological Frontiers Huzma Juliantri; Marifatul Adawiyyah; Asmarita; Azki Akhyari
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1639

Abstract

Difusi alat kecerdasan buatan generatif (GenAI), khususnya ChatGPT, telah membentuk kembali kemungkinan pengajaran di seluruh sistem pendidikan global, namun integrasi alat-alat ini ke dalam Pendidikan Agama Islam (IRE) di tingkat madrasah masih kurang diperiksa. Studi ini menyajikan tinjauan literatur terstruktur yang memetakan percakapan ilmiah saat ini tentang penggunaan AI di IRE untuk pengaturan madrasah primer dan sekunder, dengan tujuan mengidentifikasi temuan konvergen, kesenjangan yang terus-menerus, dan ketegangan yang muncul. Empat puluh satu artikel peer-review yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026 diambil dari jurnal terakreditasi Scopus, Web of Science, dan SINTA, kemudian disintesis secara tematik melalui prosedur pengkodean induktif. Tinjauan ini mengidentifikasi enam kluster berulang: integrasi pedagogis, kesiapan guru dan kompetensi AI-TPACK, hasil belajar siswa, masalah etika dan teologis, rekonstruksi kurikulum dan kebijakan, dan integritas akademik dalam menghadapi halusinasi. Temuan menunjukkan bahwa alat AI mendukung personalisasi konten, keterlibatan, dan persiapan pelajaran, tetapi menimbulkan pertanyaan yang belum terselesaikan tentang akurasi doktrin, dimensi spiritual pembelajaran, dan pembentukan adab al-'ilm di antara peserta didik. Tinjauan ini mengusulkan kerangka kerja tiga dimensi yang menghubungkan pertimbangan teknologi, pedagogis, dan teologis-etika sebagai dasar untuk penyelidikan empiris di masa depan. Implikasi bagi guru madrasah, pengembang kurikulum, dan pembuat kebijakan Kementerian Agama RI dibahas.