Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Impact of Working Capital Management, Cash Flow Volatility, and Leverage on Financial Sustainability Sri Mulyono; Zamhuri Rachman; Aziz Septiatin; Hadi Peristiwo
Journal Management & Economics Review (JUMPER) Vol. 3 No. 10. 1 (2026): Special Issue: Call For Paper JUMPER
Publisher : Malaqbi Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jumper.v3i10. 1.1032

Abstract

This study aims to examine the impact of working capital management, cash flow volatility, and leverage on financial sustainability. In an increasingly uncertain and competitive business environment, financial sustainability has become a critical objective for firms seeking long-term stability and growth. This research adopts a quantitative approach using panel data collected from companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over the period 2020–2024. The sample was selected using purposive sampling, resulting in firm-year observations that meet the research criteria. Data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model, following the results of model selection tests. The findings reveal that working capital management has a positive and significant effect on financial sustainability, indicating that efficient management of short-term assets and liabilities enhances liquidity and supports long-term financial stability. In contrast, cash flow volatility has a negative and significant effect, suggesting that fluctuations in cash flows increase financial uncertainty and weaken a firm’s ability to sustain operations. Similarly, leverage is found to have a negative and significant impact on financial sustainability, implying that excessive reliance on debt increases financial risk and reduces resilience. Additionally, control variables such as firm size, profitability, and growth are shown to positively influence financial sustainability. Overall, this study highlights the importance of effective financial management practices in achieving financial sustainability. Firms are encouraged to optimize working capital efficiency, stabilize cash flows, and maintain prudent leverage levels to enhance long-term performance and resilience. This research contributes to the literature by providing an integrated analysis of key financial determinants of sustainability and offers practical implications for managers and policymakers in improving financial decision-making.
Peningkatan Kompetensi Siswa SMK Pariwisata melalui Edukasi Peluang Karier dan Studi Lanjutan Edward Kurniawan Saputra Letsoin; Sri Mulyono; Dendin Jaenudin; Deco Fernando
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i4.1326

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disusun untuk mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK Pariwisata Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, melalui edukasi peluang karier dan studi lanjutan pada perguruan tinggi pariwisata. Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan akses informasi karier, rendahnya perencanaan studi lanjut, kesenjangan antara kompetensi siswa dan kebutuhan industri pariwisata, serta belum optimalnya pendampingan yang menghubungkan sekolah, perguruan tinggi, dan dunia kerja. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman terstruktur mengenai prospek pekerjaan pariwisata, pilihan program studi, keterampilan yang dibutuhkan industri, serta strategi penyusunan rencana karier sejak jenjang sekolah menengah kejuruan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi mitra, asesmen kebutuhan, sosialisasi, penyuluhan interaktif, pelatihan hard skill dan soft skill, penggunaan media pembelajaran digital, pendampingan akademik-karier, serta evaluasi melalui pretest, posttest, observasi partisipasi, dan umpan balik peserta. Kontribusi kegiatan diarahkan pada penguatan literasi karier, peningkatan kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi, dan pengembangan jejaring antara sekolah dengan perguruan tinggi. Luaran yang disiapkan berupa modul perencanaan karier, peta peluang studi lanjut, instrumen evaluasi, dan rekomendasi keberlanjutan program. Berdasarkan indikator proposal, keberhasilan kegiatan ditargetkan melalui pemahaman peluang karier minimal 80%, peningkatan kompetensi praktis minimal 75%, dan kesiapan studi lanjut minimal 70%. Data aktual jumlah peserta, tanggal pelaksanaan, skor pretest-posttest, dan dokumentasi kegiatan perlu dilengkapi berdasarkan hasil realisasi di lapangan sebelum naskah dikirimkan ke jurnal.