Sutapa
Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak dan Digitalisasi terhadap Penerimaan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan, Sanksi sebagai Moderasi Kabupaten Demak Rani Harta Riksa; Sutapa
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1839

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepatuhan wajib pajak dan digitalisasi perpajakan terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan sanksi pajak sebagai variabel moderasi di Kabupaten Demak. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi penerimaan pajak daerah dan peningkatan efektivitas administrasi perpajakan melalui transformasi digital. Tujuan penelitian ini adalah menguji pengaruh kepatuhan wajib pajak dan digitalisasi pajak terhadap penerimaan PBB serta menguji peran moderasi sanksi pajak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah wajib pajak PBB yang terdaftar di Kabupaten Demak dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert dan didukung data administrasi perpajakan. Teknik analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan PBB, sedangkan kepatuhan wajib pajak dan sanksi pajak berpengaruh negatif dan signifikan. Selain itu, sanksi pajak tidak mampu memoderasi hubungan kepatuhan wajib pajak dan digitalisasi terhadap penerimaan PBB. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perpajakan lebih efektif dalam meningkatkan penerimaan PBB dibandingkan pendekatan penegakan sanksi.
Digitalisasi Sistem Pembayaran Melalui Payment Gateway dan Transaksi Non-Tunai terhadap Kinerja Keuangan UMKM di Industri Batik Jawa Tengah dengan Literasi Keuangan Digital Sebagai Variabel Moderasi Wulan Lexa Maharani; Sutapa
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2106

Abstract

Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengadopsi payment gateway dan transaksi non-tunai guna meningkatkan kinerja usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh payment gateway dan transaksi non-tunai terhadap kinerja keuangan UMKM batik di Jawa Tengah dengan literasi keuangan digital sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM batik di Jawa Tengah, sedangkan sampel berjumlah 155 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi non-tunai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, sedangkan payment gateway berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Literasi keuangan digital tidak mampu memoderasi hubungan payment gateway dengan kinerja keuangan UMKM, namun mampu memoderasi hubungan transaksi non-tunai dengan kinerja keuangan UMKM dengan arah interaksi negatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan transaksi non-tunai yang efektif dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM, sedangkan peran literasi keuangan digital lebih terlihat dalam memengaruhi efektivitas penggunaan transaksi non-tunai.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Informasi Akuntansi terhadap Keunggulan Kompetitif dengan Religiusitas sebagai Variabel Moderasi pada UMKM Kerajinan Ukiran di Provinsi Jawa Tengah Fiola Seftianingrum; Sutapa
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.2116

Abstract

UMKM kerajinan ukiran memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun kemampuan menciptakan keunggulan kompetitif masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan informasi akuntansi terhadap keunggulan kompetitif dengan religiusitas sebagai variabel moderasi pada UMKM kerajinan ukiran di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM kerajinan ukiran di Provinsi Jawa Tengah, dengan sampel sebanyak 160 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi akuntansi dan religiusitas berpengaruh positif signifikan terhadap keunggulan kompetitif, sedangkan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan. Religiusitas terbukti memperkuat hubungan antara literasi keuangan dan keunggulan kompetitif serta memperlemah hubungan antara informasi akuntansi dan keunggulan kompetitif. Kesimpulannya, informasi akuntansi merupakan faktor utama yang mendorong keunggulan kompetitif UMKM, sementara religiusitas berperan penting dalam memengaruhi efektivitas pemanfaatan literasi keuangan dan informasi akuntansi dalam kegiatan usaha.