Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Environmental Management Accounting EMA dalam Meningkatkan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) Zulfalailia -; Luk Luk Fuadah
Jurnal EBI Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Industri
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran paradigma ilmu akuntansi menuju penciptaan nilai berkelanjutan mendorong adopsi Environmental Management Accounting (EMA) sebagai instrumen krusial untuk meningkatkan transparansi pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Meskipun demikian, sejauh mana EMA benar-benar berfungsi sebagai katalis transparansi autentik dan bukan sekadar alat legitimasi simbolik masih menjadi perdebatan kritis di kalangan akademisi. Penelitian ini menggunakan metodologi Systematic Literature Review (SLR) yang dikombinasikan dengan metode sintesis tematik kritis. Sebanyak 35 artikel empiris dan konseptual yang diterbitkan pada rentang tahun 2018 hingga 2026 dan terindeks di basis data Scopus dibedah secara mendalam. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa EMA menyediakan infrastruktur kuantitatif presisi yang secara signifikan menurunkan asimetri informasi dalam pelaporan CSR, sebuah peran yang kini semakin bertransformasi berkat integrasi teknologi digital seperti Big Data dan Artificial Intelligence (AI). Namun, analisis melalui kacamata paradigma kritis mengungkap kelemahan empiris berupa fenomena decoupling dan greenwashing. Manajemen kerap menggunakan data lingkungan secara selektif (cherry-picking) sekadar untuk mengamankan reputasi eksternal, terutama pada perusahaan dengan tata kelola (corporate governance) dan tekanan institusional yang lemah. EMA terbukti memiliki peran instrumental sekaligus bermata dua dalam ekosistem pelaporan keberlanjutan. Agenda riset mendatang mendesak implementasi EMA agar didorong ke arah emansipatoris, mengoptimalkan analitik prediktif dan teknologi digital untuk mencegah manipulasi data, serta menuntut pertanggungjawaban ekologis yang autentik bagi generasi mendatang.