Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etika Pelayanan Publik Pendidikan Sebagai Manifestasi Ibadah Sosial Siti Aminah; Haris Riadi; Mohd Hafizzam Akmal
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8486

Abstract

Pembelajaran mengenai etika pelayanan publik dalam bidang pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran moral, tanggung jawab sosial, serta sikap profesional peserta didik sebagai bagian dari masyarakat. Keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konsep etika, tetapi juga oleh strategi pembelajaran yang tepat, sistematis, dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji etika pelayanan publik pendidikan sebagai manifestasi ibadah sosial, serta strategi pembelajarannya agar mampu meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan pengamalan nilai-nilai etis dalam kehidupan nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, yaitu melalui kajian literatur berupa jurnal, buku, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran etika pelayanan publik perlu mengintegrasikan berbagai pendekatan yang variatif, seperti pembelajaran kontekstual, berbasis masalah, dan pendekatan aktif-partisipatif. Selain itu, penggunaan metode diskusi, studi kasus, refleksi, serta pembiasaan perilaku etis menjadi penting untuk memperkuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran etika pelayanan publik dalam pendidikan sebagai manifestasi ibadah sosial menjadi kunci dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna, relevan, serta mampu membentuk karakter peserta didik yang berintegritas dan memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan yang berorientasi pada nilai-nilai moral dan kemaslahatan bersama.
Konsep Kesalehan Sosial Dalam Profesi Pendidikan Ferdi Saputra; Haris Riadi; Maulana Ridwan
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8490

Abstract

Kesalehan dalam Islam mencakup dua dimensi utama, yaitu kesalehan individual dan kesalehan sosial. Kesalehan individual berkaitan dengan hubungan manusia dengan Allah, sedangkan kesalehan sosial berkaitan dengan perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat, seperti kepedulian, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep kesalehan sosial dalam profesi pendidikan serta peran pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan dengan tema kesalehan sosial dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan kesalehan sosial dalam dunia pendidikan dapat dilakukan melalui integrasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, keteladanan pendidik, serta pembiasaan perilaku sosial dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya berorientasi pada aspek spiritual individual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan demikian, profesi pendidik menjadi faktor penting dalam upaya pengembangan kesalehan sosial peserta didik.
Etika Relasi Pendidik Dengan Peserta Didik: Humanisasi dan Pembentukan Karakter Retno Annisa Nurul Falah; Haris Riadi; Zulfahmi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8443

Abstract

Pembelajaran mengenai etika relasi antara pendidik dan peserta didik memiliki peran krusial dalam membentuk interaksi yang humanis, tanggung jawab moral, serta karakter peserta didik sebagai individu yang berintegritas. Keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh pemahaman konsep etika pendidikan, tetapi juga oleh penerapan strategi pembelajaran yang tepat, sistematis, dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji etika relasi pendidik-peserta didik sebagai sarana humanisasi, serta strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan kesadaran moral, keterlibatan aktif, dan pengamalan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, melalui kajian literatur dari jurnal, buku, dan sumber relevan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran etika relasi pendidik-peserta didik perlu mengintegrasikan pendekatan variatif, seperti pembelajaran kontekstual, berbasis masalah, dan partisipatif. Metode diskusi, studi kasus, refleksi, serta pembiasaan perilaku etis dan empatik menjadi penting untuk memperkuat dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik peserta didik. Dengan demikian, etika relasi pendidik dengan peserta didik sebagai sarana humanisasi menjadi kunci dalam menciptakan proses pembelajaran yang bermakna, relevan, sekaligus mencerminkan nilai-nilai etis dalam interaksi pendidikan sehari-hari.