Adel Nazwa Sipa Sinaga
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Legal Protection for Insured Persons in the Life Insurance Claim Process at Insurance Companies Experiencing Bankruptcy Aicha Azdina Adly Fesya; Elsa Mahriani Pasaribu; Adel Nazwa Sipa Sinaga; Wardiatul Hasanah Siregar; Irani Adwiyah Rambe4
Jurnal Sahabat ISNU SU Vol. 1 No. 1 (2024): ISNU Sahabat Mei 2024
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jsisnu.v2i3.907

Abstract

Life insurance plays a significant role in providing financial protection against risks arising from death, disability, or other unforeseen events. However, the increasing number of cases involving insurance companies failing to fulfill their obligations to policyholders has raised serious concerns regarding legal protection, particularly when insurance companies face insolvency or bankruptcy. This study aims to analyze the legal responsibilities of life insurance companies in fulfilling policyholder claims and to examine the legal protection available to policyholders when insurance companies become bankrupt. This research employs a normative legal research method by examining primary and secondary legal materials, including statutory regulations, legal doctrines, and relevant literature. The findings indicate that a life insurance agreement constitutes a legally binding contract based on the principles of consensus, good faith, and reciprocal obligations between the insurer and the insured. Pursuant to Law Number 40 of 2014 concerning Insurance, insurance companies are legally obligated to maintain solvency and fulfill claim payments in accordance with policy provisions. In bankruptcy proceedings, policyholders are granted the status of preferred creditors, giving them priority over ordinary creditors in the distribution of bankruptcy assets. Nevertheless, practical implementation remains problematic due to weak regulatory supervision, limited public legal awareness, administrative obstacles in claim settlements, and the absence of a policy guarantee institution comparable to the Deposit Insurance Corporation in the banking sector. Therefore, stronger regulatory enforcement, improved supervision by the Financial Services Authority (OJK), greater public legal education, and the establishment of an insurance policy guarantee mechanism are necessary to ensure effective legal protection for policyholders and to strengthen public confidence in Indonesia's life insurance industry.
PAJAK PENGHASILAN PASAL 24 DAN PERANNYA DALAM MENGHINDARI PAJAK BERGANDA BAGI WAJIB PAJAK DI INDONESIA Zalsa Cintyanisa Tobing; Adel Nazwa Sipa Sinaga; Dini Vientiany
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Penghasilan Pasal 24 (PPh Pasal 24) adalah salah satu bagian dari sistem perpajakan di Indonesia yang dirancang untuk mencegah terjadinya pajak ganda atas pendapatan yang diterima oleh wajib pajak dari luar negeri. Di tengah meningkatnya globalisasi ekonomi, aktivitas bisnis lintas negara semakin sering terjadi, yang menyebabkan kemungkinan terjadinya pajak ganda terus bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep, cara kerja, serta pelaksanaan PPh Pasal 24 dalam sistem perpajakan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PPh Pasal 24 memberikan keadilan bagi wajib pajak melalui sistem kredit pajak luar negeri, tetapi masih ada beberapa tantangan seperti kurangnya pemahaman di kalangan wajib pajak, rumitnya proses perhitungan, dan keterbatasan dalam pengumpulan dokumen pajak luar negeri. Oleh karena itu, perlu ada peningkatan dalam pendidikan perpajakan serta penyederhanaan proses administrasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan PPh Pasal 24.
DIGITALISASI OPERASIONAL PERUSAHAAN ASURANSI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN LAYANAN Zalsa Cintyanisa Tobing; Irani Adwiyah Rambe; Adel Nazwa Sipa Sinaga; Nurhayati Harahap
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi telah menjadi kebutuhan utama dalam industri asuransi untuk menghadapi persaingan dan meningkatkan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi operasional dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pada perusahaan asuransi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi mampu mempercepat proses bisnis, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan kepuasan nasabah melalui layanan yang lebih cepat dan akurat. Dengan demikian, digitalisasi menjadi strategi penting bagi perusahaan asuransi dalam meningkatkan daya saing di era modern.