Lalu Suhirsan Masrilurrahman
Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI ANTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN KALELA DI DESA BERU KECAMATAN JEREWEH KABUPATEN SUMBAWA BARAT Vivi Fahira Wahida Nur; Lalu Suhirsan Masrilurrahman; Irna Ningsi Amalia Rachman
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat merupakan pendekatan yang efektif dalam pengelolaan destinasi wisata alam secara berkelanjutan dengan menekankan partisipasi masyarakat, pelestarian lingkungan, serta manfaat sosial ekonomi. Air Terjun Kalela yang terletak di Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat memiliki potensi wisata alam yang besar, namun pengelolaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi antisipasi masyarakat dalam pengelolaan objek wisata alam Air Terjun Kalela serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 53 responden yang terdiri atas masyarakat sekitar, pengelola wisata, pengunjung, dan aparat desa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi antisipasi masyarakat meliputi penguatan partisipasi masyarakat, pelestarian lingkungan, peningkatan fasilitas dasar wisata, serta optimalisasi promosi berbasis media digital. Adapun faktor penghambat pengembangan wisata antara lain keterbatasan sarana prasarana, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, minimnya pendanaan, dan lemahnya dukungan kelembagaan. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pengelolaan berbasis masyarakat dan kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung pengembangan wisata Air Terjun Kalela secara berkelanjutan.
UJI PROKSIMAT DAN TINGKAT KESUKAAN PRODUK JELLY DRINK DARI DAUN TANAMAN GAHARU (Gyrinops versteegii) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI KONYAKU Saipul Fahmi; Lalu Suhirsan Masrilurrahman
Jurnal Silva Samalas Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk Jelly Drink Gaharu, yang berbahan dasar teh gaharu dari jenis Grynops versteegii, merupakan modifikasi yang dikembangkan dari teh gaharu Grinops. Selain menghasilkan tekstur berbeda, produk jelly drink ini juga mengenyangkan. Adapun bahan pemadat yang digunakan adalah koyaku. Akan tetapi, konsentrasi koyaku dapat menentukan tingkat kepadatan terhadap produk jelly drink Gaharu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan proksimat dan tingkat kesukaan responden terhadap produk jelly drink gaharu hasil seduhan teh gaharu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK). Ada empat perlakuan penambahan koyaku yaitu: K1 (0,5 g), K2 (1,0 g), K3 (1,5 g), K4 (2,0 g). Selain itu, uji proksimat dilakukan untuk mengetahui kandungan kadar abu, kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan karbohidrat pada Produk Jelly Drink Gaharu. Uji hedonik melibatkan 30 responden dengan rentang usia 20-30 tahun. Prameter uji hedonik diukur dari tingkat warna, aroma, rasa, dan tingkat tekstur dengan menggunakan skala hedonic tingkat 9 (sangat suka sekali (9), sangat suka (8), agak suka (7), sedikit suka (6), netral (5), sedikit tidak suka (4), agak tidak suka (3), tidak suka (2), sangat tidak suka (1). Hasil penelitian menunjukan bahwa uji Proksimat dari produk jelly drink dengan seduhan daun gaharu memiliki kadar air sebesar 92,8192,% kadar abu sebesar 0,2112,% kadar protein sebesar 0,0013%, dan karbohidrat yaitu 7,0870.% Uji proksimat tersebut menunjukkan kadar air merupakan kandungan paling dominan di dalam Produk Jelly Drink, diikuti kandungan karbohidrat, kadar abu, protein dan lemak. Adapun hasil dari uji hedonic menunjukkan penilaian responden tidak berbeda signifikan pada parameter warna, aroma, dan tekstur. Sementara itu terdapat sampel yang berpengaruh terhadap penilaian responden pada parameter rasa.yang menunjukan ke 30 responden memeberikan nilai yang bervariasi terhadap produk jelly drink.