Cindy Nova Riyanti
UIN Syarif Hidayatullah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ECOLOGICAL CRISIS RESPONSE BY INDONESIAN INTERFAITH YOUTH ACTIVISM OF ECO BHINNEKA MUHAMMADIYAH Yazid Imam Bustomi; Cindy Nova Riyanti; Nurninashahawana Hj Osmara
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 22 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/cvtsaw68

Abstract

The issue of the ecological crisis has become a global concern, and many scholars try to address it in various ways. However, many of them ignore and don’t explore the role of youth, especially interfaith youth. This article aims to provide a new perspective on how the interfaith youth movement of Eco Bhinneka Muhammadiyah fights the ecological crisis in West Kalimantan, Indonesia. A qualitative method and ethnographic approach were employed to explore what has been taken by interfaith youth in the Movements. Data collected from participant observation, interviews, and document analysis.  This study concludes that the Interfaith Youth Movement of Eco Bhinneka Muhammadiyah has had an impact on fostering living harmony with all of God's creation (especially human and nature). This is evidenced by the transformation from interreligious dialogue to social action and make good impactful within the society surrounding interfaith community. This paper contributes to the global discourse on interfaith youth activism in addressing the ecological crisis. As one of the most affected victims, they use dialogue of action by combining everyday resistance that offers a new approach. Thus, this framework can be adopted globally for regions experiencing similar conditions.   Keyword: Interfaith Youth; Eco Bhinneka Muhamamdiyah, Ecological Crisis; Dialogue of Action; Harmony   Isu krisis ekologi telah menjadi perhatian global, dan banyak cendekiawan mencoba mengatasinya dengan berbagai cara. Namun, banyak dari mereka mengabaikan dan tidak mengeksplorasi peran kaum muda, khususnya kaum muda lintas agama. Artikel ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru tentang bagaimana gerakan pemuda lintas agama Eco Bhinneka Muhammadiyah memerangi krisis ekologi di Kalimantan Barat, Indonesia. Metode kualitatif dan pendekatan etnografi digunakan untuk mengeksplorasi apa yang telah dilakukan oleh kaum muda lintas agama dalam gerakan tersebut. Data dikumpulkan dari observasi partisipan, wawancara, dan analisis dokumen. Studi ini menyimpulkan bahwa Gerakan Pemuda Lintas Agama Eco Bhinneka Muhammadiyah telah memberikan dampak dalam memupuk keharmonisan hidup dengan seluruh ciptaan Tuhan (terutama manusia dan alam). Hal ini dibuktikan dengan transformasi dari dialog lintas agama menjadi aksi sosial dan memberikan dampak positif dalam masyarakat di sekitar komunitas lintas agama. Penelitian ini berkontribusi pada wacana global tentang aktivisme pemuda lintas agama dalam mengatasi krisis ekologi. Sebagai salah satu korban yang paling terdampak, mereka menggunakan dialog aksi dengan menggabungkan perlawanan sehari-hari yang menawarkan pendekatan baru. Dengan demikian, kerangka kerja ini dapat diadopsi secara global untuk wilayah yang mengalami kondisi serupa.   Kata kunci: Pemuda Antar Agama; Eco Bhinneka Muhamamdiyah; Krisis Ekologi; Dialog Aksi; Harmoni