Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN ETIKA PROFESI DAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA MAHASISWA BISNIS DIGITAL Rizki Ramadita; Mungky Hendriyani; Slamet Soesanto; Amirul Wicaksono
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 15, No 1 (2026): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2026
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol15no1.1011

Abstract

Corruption is a serious challenge to national development, including in higher education. Students, as agents of change, are required to possess strong integrity and professional ethics to prevent them from engaging in corrupt practices, especially in the highly dynamic digital business era, which is prone to technology abuse. This study aims to analyze the role of anti-corruption education in strengthening the professional ethics of digital business students in Indonesia. The research method used was a systematic literature review of eleven national scientific articles published between 2020 and 2025. The research process included identifying relevant articles, selecting articles based on inclusion criteria, conducting content analysis, and synthesizing findings. The results indicate that anti-corruption education can increase students' moral awareness, professional responsibility, and commitment to integrity. The integration of professional ethics into the digital business curriculum, case-study-based training, and a transparent campus environment are important strategies for preventing corruption from an early age. Thus, higher education plays a strategic role in producing a generation of clean, ethical, and competitive professionals.Korupsi merupakan salah satu tantangan serius dalam pembangunan bangsa, termasuk dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut memiliki integritas dan etika profesional yang kuat agar tidak mudah terlibat dalam praktik koruptif, terutama di era bisnis digital yang sangat dinamis dan rawan penyalahgunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan anti korupsi dalam memperkuat etika profesi mahasiswa bisnis digital di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap sebelas artikel ilmiah nasional terbitan tahun 2020 hingga 2025. Proses penelitian meliputi identifikasi artikel relevan, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi, analisis isi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi mampu meningkatkan kesadaran moral, tanggung jawab profesional, dan komitmen terhadap integritas pada mahasiswa. Integrasi etika profesi ke dalam kurikulum bisnis digital, pelatihan berbasis studi kasus, serta lingkungan kampus yang transparan menjadi strategi penting dalam pencegahan praktik korupsi sejak dini. Dengan demikian, pendidikan tinggi berperan strategis dalam mencetak generasi profesional yang bersih, beretika, dan berdaya saing
ANALISIS PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) DALAM BERBAGAI INDUSTRI: PERSPEKTIF MANAJEMEN DAN ORGANISASI Rizki Ramadita; Lusiana Putri; Anton Rustam Herosuma; Mega Amalia
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1044

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) is an integrated information system that connects various business functions, from finance and production to human resources, to strengthen the efficiency and coordination of organizational operations. This study aims to analyze the implementation of ERP systems in various industrial sectors from a managerial and organizational perspective. The study used a literature review approach, examining various scientific publications published between 2018 and 2025. The analysis indicates that ERP implementation in the manufacturing sector focuses on integrating production processes and supply chains. In the retail sector, it emphasizes inventory management and customer experience. In the service sector, it focuses on human resource management and improving digital services. The success of ERP implementation depends on management commitment, technological readiness, and an organizational culture that is responsive to change. This study concludes that ERP functions not only as a technology system but also as an organizational transformation strategy that drives efficiency and modern business governance.Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem informasi terpadu yang menghubungkan beragam fungsi bisnis mulai dari keuangan, produksi, hingga sumber daya manusia yang berguna untuk memperkuat efisiensi dan koordinasi operasional organisasi. Penelitian ini bertujuan Penelitian ini menganalisis penerapan sistem ERP pada berbagai sektor industri ditinjau dari sudut pandang manajerial dan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan literature review dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah yang terbit antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan ERP di sektor manufaktur berfokus pada integrasi proses produksi dan rantai pasok, di sektor ritel menitikberatkan pada pengelolaan persediaan dan pengalaman pelanggan, sedangkan di sektor jasa diarahkan pada pengelolaan sumber daya manusia dan peningkatan layanan berbasis digital. Keberhasilan penerapan ERP ditentukan oleh komitmen manajemen, kesiapan teknologi, serta budaya organisasi yang responsif terhadap perubahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ERP tidak hanya berfungsi sebagai sistem teknologi, tetapi juga sebagai strategi transformasi organisasi yang mendorong efisiensi dan tata kelola bisnis modern.