Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF CLOUD-BASED ERP TO SUPPORT DIGITAL TRANSFORMATION OF MSME IN INDONESIA Melisa Melisa; Lusiana Putri; Ahmad Fitriansyah; Anton Rustam Herosuma
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 15, No 1 (2026): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2026
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol15no1.1028

Abstract

Rapid advances in digital technology have transformed how businesses are managed across sectors, including micro, small, and medium enterprises (MSMEs). A key innovation widely used is cloud-based Enterprise Resource Planning (ERP) systems, which combine various business functions into an integrated platform. Implementing such ERP systems is crucial because they save time, reduce operational costs, improve data accuracy, and enable real-time access to information without the need for large infrastructure, unlike traditional ERP systems. This study aims to analyze the strategic role of cloud-based Enterprise Resource Planning (ERP) systems in supporting digital transformation in Indonesia's MSME sector. The study employed a qualitative descriptive approach through a literature review of academic journals, industry reports, and secondary data published after 2020. The results indicate that cloud-based ERP systems can improve supply chain management efficiency, accelerate decision-making, and strengthen competitiveness in the digital economy era. However, key challenges remain, such as limited capital for MSMEs, low digital capabilities, and concerns about data security and privacy in a cloud environment. Overall, this study concludes that cloud-based ERP has significant potential to strengthen MSMEs' digital transformation in Indonesia, particularly when supported by government policies, enhanced digital capabilities, and collaboration with local ERP providers. Therefore, cloud ERP can be a crucial foundation for driving efficiency, transparency, and business continuity for MSMEs.Kemajuan pesat dalam teknologi digital telah mengubah cara pengelolaan bisnis di berbagai bidang, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Inovasi utama yang banyak digunakan adalah sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang berjalan di cloud, yang menggabungkan berbagai fungsi bisnis ke dalam platform terintegrasi. Penerapan ERP semacam ini sangat penting karena memberikan penghematan waktu, mengurangi biaya operasional, meningkatkan ketepatan data, dan memungkinkan akses informasi real-time tanpa perlu infrastruktur besar seperti pada ERP tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis cloud computing berperan strategis dalam mendukung transformasi digital pada sektor UMKM di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan literatur dari jurnal akademik, laporan industri, dan data sekunder yang diterbitkan setelah tahun 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem ERP berbasis cloud dapat meningkatkan efisiensi manajemen rantai pasok, mempercepat pengambilan keputusan, dan memperkuat daya saing di era ekonomi digital. Namun, tantangan utama tetap ada, seperti keterbatasan modal UMKM, rendahnya kemampuan digital, serta kekhawatiran soal keamanan dan privasi data di lingkungan cloud. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa ERP berbasis cloud memiliki potensi besar untuk memperkuat transformasi digital UMKM di Indonesia, terutama jika didukung oleh kebijakan pemerintah, peningkatan kemampuan digital, dan kerja sama dengan penyedia ERP lokal. Dengan begitu, ERP cloud bisa menjadi dasar penting untuk mendorong efisiensi, transparansi, dan kelangsungan bisnis UMKM.
PENDIDIKAN ETIKA PROFESI DAN ANTI KORUPSI DALAM MEMBENTUK INTEGRITAS MAHASISWA Melisa Melisa; Mungky Hendriyani; Amirul Wicaksono; Hadi Purwanto
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.1027

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the relationship between professional ethics education and anti-corruption education as an integrated approach to strengthening student integrity. The urgency of this research stems from the fact that corruption remains a significant challenge in Indonesia, reflecting a moral crisis across various levels of society. Therefore, universities need to take an active role in fostering ethical awareness and anti-corruption behavior to prevent future moral violations. This study uses a descriptive qualitative approach, drawing on literature reviews, policy analysis, and documents published between 2020 and 2024. The analysis identified patterns of integration of ethical and anti-corruption values into the higher education curriculum, their impact on student character formation, and the institutional challenges to their implementation. The results show that the systematic integration of professional ethics and anti-corruption education significantly increases students' moral awareness, honesty, and social responsibility. Students who receive values-based learning and are taught by exemplary lecturers demonstrate higher levels of ethical concern and moral sensitivity. Universities with formal academic integrity policies and anti-corruption programs also show significant improvements in academic honesty culture. The implications of this research emphasize the importance of curriculum innovation, strengthening integrity policies, and cross-institutional collaboration between universities, the government, and anti-corruption agencies.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendidikan etika profesi dan pendidikan antikorupsi sebagai pendekatan terpadu dalam memperkuat integritas mahasiswa. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa praktik korupsi masih menjadi tantangan besar di Indonesia, yang mencerminkan krisis moral pada berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran aktif dalam menumbuhkan kesadaran etis dan perilaku antikorupsi sebagai bentuk pencegahan dini terhadap pelanggaran moral di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, analisis kebijakan, dan telaah dokumen yang terbit antara tahun 2020 hingga 2024. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola integrasi nilai etika dan antikorupsi dalam kurikulum pendidikan tinggi, dampaknya terhadap pembentukan karakter mahasiswa, serta tantangan institusional dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan etika profesi dan antikorupsi secara sistematis berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesadaran moral, kejujuran, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis nilai dan keteladanan dosen menunjukkan tingkat kepedulian etis dan kepekaan moral yang lebih tinggi. Perguruan tinggi yang memiliki kebijakan integritas akademik dan program antikorupsi formal juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam budaya kejujuran akademik. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi kurikulum, penguatan kebijakan integritas, serta kolaborasi lintas lembaga antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga antikorupsi.