Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Supervisi Manajerial Berbasis Digital dalam Meningkatkan Kinerja Staf Administrasi di Madrasah: Kajian Pustaka Muli Prima Aldi M; Muhammad Rafi; Muhammad Robi Purwanto; Rospita Desriani; Afifah Nadiratun Najjah; Lestari; Winda Dwi Hartiwi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.3089

Abstract

Staf administrasi madrasah memegang peran penting dalam menjamin kelancaran proses pendidikan, namun dalam praktiknya masih dihadapkan pada berbagai kendala seperti ketidaksesuaian kompetensi, tingginya beban kerja, serta belum optimalnya kapasitas manajerial pimpinan dalam mengelola sumber daya secara efektif. Penelitian Irawan menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara efektivitas supervisi manajerial dengan peningkatan mutu layanan administrasi, yang menegaskan pentingnya peran pengawasan dalam mendorong kinerja staf. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pendekatan supervisi konvensional dinilai kurang mampu menjawab tuntutan efisiensi dan kebutuhan pemantauan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan implementasi supervisi manajerial berbasis digital sebagai strategi dalam meningkatkan kinerja staf administrasi madrasah melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem digital seperti Madrasah Smart Digital mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta menyediakan umpan balik secara real-time yang mendukung evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Integrasi antara praktik manajerial dan teknologi tidak hanya memperkuat sistem pemantauan yang lebih terstruktur, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kompetensi serta penerapan penghargaan berbasis kinerja. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara supervisi manajerial dan kepemimpinan digital dalam konteks madrasah, yang sebelumnya masih dikaji secara terpisah. Penelitian Safitri menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan kepala madrasah, meskipun implementasinya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, dan resistensi terhadap perubahan, sehingga diperlukan strategi penerapan yang bertahap dan terintegrasi.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM PENGELOLAAN PENDIDIKAN Elien Herdianty; Yesi Oktsari; Rani Ramadina; Sintia Dewi; Muli Prima Aldi M; Tika Widiyan; Rahmadanni Pohan
Jurnal Education and Development Vol 14 No 2 (2026): Vol 14 No 2 Mei 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i2.7895

Abstract

Supervisi klinis adalah cara untuk membimbing guru agar terus berkembang dan meningkatkan profesionalismenya dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan. Penulisan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya praktik pembelajaran yang belum optimal serta perlunya peran supervisor dalam membantu guru memperbaiki kinerja pembelajaran secara berkelanjutan. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan konsep supervisi klinis, tahapan implementasinya, peran supervisor, serta dampaknya terhadap mutu pengelolaan pendidikan. Pembahasan mencakup tahapan supervisi klinis yang meliputi perencanaan, pelaksanaan observasi pembelajaran, analisis hasil observasi, dan pemberian umpan balik sebagai dasar tindak lanjut perbaikan pembelajaran. Selain itu, diuraikan pula peran supervisor dalam membangun hubungan kerja yang profesional dan mendukung pengembangan kompetensi guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan supervisi klinis secara terencana dan berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, memperkuat akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan. Dengan demikian, supervisi klinis dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan efektif dalam upaya peningkatan mutu pengelolaan pendidikan secara menyeluruh.