Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Stimulasi Kemandirian Anak Melalui Kesempatan Mencoba Sendiri di Taman Kanak-Kanak Negeri Dharma Wanita Desa Penerokan Lela Holifah; Novi Susanti; Nurmalinda Zari
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4998

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan stimulasi kemandirian anak melalui kesempatan mencoba sendiri, kemudian mengetahui kendala pendidik dalam memberikan stimulasi kemandirian anak melalui kesempatan mencoba sendiri, serta mengetahui upaya atau solusi pendidik dalam menstimulasi kemandirian anak melalui kesempatan mencoba sendiri di Taman Kanak-kanak Negeri Dharma Wanita Desa Penerokan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan menurut teori Miles dan Huberman adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memberikan stimulasi kemandirian melalui metode bercerita, menonton video dan praktek langsung, untuk anak dapat mandiri dalam mencoba sendiri suatu kegiatan yang dilakukan tanpa adanya bantuan. Adapun kendala yang dihadapi pendidik yaitu kurangnya kesabaran anak ketika mencoba sendiri, emosional anak, keterbatasan waktu pembelajaran, anak mudah menyerah dan kurang percaya diri, pola asuh orang tua dirumah, kurangnya kerja sama yang maksimal antara guru dan orang tua, serta perbedaan kemampuan setiap karakter anak. Untuk mengatasi hal tersebut, pendidik memberikan motivasi positif kepada anak, mendampingi anak secara bertahap, membuat jadwal kegiatan yang konsisten, memberikan contoh langsung kepada anak, kemudian bekerja sama dengan orang tua agar latihan kemandirian dapat berlanjut secara konsisten di rumah.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN MATEMATIKA DI PAUD ARRAUYANI KELURAHAN MUARA PIJOAN Lilis Putriyani; Herwina Dewi Librianty; Nurmalinda Zari; Novi Susanti
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the low level of early numeracy skills among Group B children at Arrauyani Early Childhood Education Center (PAUD Arrauyani) in Muara Pijoan Village. Of the 10 children observed, most experienced difficulties in sequencing numbers, demonstrating one-to-one correspondence, and performing simple addition and subtraction operations. The learning process still relied on conventional teaching methods and made limited use of engaging mathematics games. This study aimed to examine the process of improving children's early numeracy skills through mathematics games, identify the challenges encountered by teachers during implementation, and determine the effectiveness of mathematics games in enhancing early numeracy skills among young children.
Peran Guru dalam Merancang Pembelajaran Bervariasi Untuk Menstimulasi Kreativitas Anak Usia Dini di KB Karya Mandiri Nurul Isnaini; Toib Lubis; Nurmalinda Zari; Novi Susanti
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2026): October
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v4i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam merancang pembelajaran bervariasi untuk menstimulasi kreativitas anak usia dini di Kelompok Bermain Karya Mandiri Desa Ladang Peris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat fenomenologi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai metode seperti bermain, proyek, eksperimen, bercerita, bernyanyi, dan bermain peran, serta menggunakan media yang beragam. Pembelajaran bervariasi dapat meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan kreativitas anak. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan waktu, serta perbedaan karakteristik anak. Peran guru dalam merancang pembelajaran yang bervariasi sangat penting untuk mendukung perkembangan kreativitas anak usia dini.