Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perkembangan Tahfidz Quran Anak Di Sekolah Hafidz Qur'an Alfath Hafidz Bekasi Uswatun Hasanah; Koko Khoerudin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan tahfidz quran anak di Sekolah Hafidz Quran Alfath Hafidz Bekasi yang dilihat dari jumlah hafalan dan kualitas hafalan Quran anak. Keunikan yang ada pada program tahfidz ini terletak pada siswanya yang terdiri dari anak usia dini sampai remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode penelitiannya mix methode. Metode ini memiliki empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, pengolahan data dan kesimpulan. Data-data pada penelitian ini bersumber dari dokumentasi salah satu halaqah pada kelas regular yang terdiri dari 6 anak, 1 guru pengampu halaqah tersebut, dan orang tua/wali anak. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan bahwa perkembangan tahfidz quran anak berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan untuk perbaikan cara mendidik anak yang jauh lebih baik dengan ilmu agama Islam. Supaya anak hidupnya akan jauh lebih terarah apabila mereka sudah dibekali dengan ilmu agama Islam sejak dini
Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Motivasi Belajar Santr Tingkat SMA Ma’had Riyadhussholihiin Pandeglang Tubagus Fauzul Adzim Hakim; Koko khoerudin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5415

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya strategi pemberian reward dalam meningkatkan motivasi belajar santri di lingkungan pondok pesantren. Ma'had Riyadhussholihiin Pandeglang sebagai lembaga pendidikan Islam terakreditasi A telah menerapkan sistem penghargaan baik dalam bentuk akademik maupun non-akademik seperti kegiatan Musabaqoh Hifzhil Qur'an (MHQ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian reward terhadap motivasi belajar santri serta sejauh mana kontribusinya dalam membentuk karakter dan kedisiplinan santri tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh santri tingkat SMA di Ma'had Riyadhussholihiin Pandeglang, dengan sampel sebanyak 35 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria santri yang telah mengikuti pembelajaran minimal satu semester dan pernah menerima reward. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner motivasi belajar, observasi, dan dokumentasi kegiatan MHQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward memiliki peran penting dalam mendukung motivasi belajar santri. Distribusi responden yang merata di setiap tingkatan kelas (X.A, X.B, XI.A, XI.B, XI.C, XII.A, XII.B) masing-masing sebesar 14,3% menunjukkan bahwa sistem penghargaan dirasakan secara adil oleh seluruh santri. Sebanyak 85% santri menyatakan bahwa reward meningkatkan semangat belajar mereka, dengan indikator tertinggi pada semangat mengikuti pembelajaran (88%) dan keinginan menghafal Al-Qur'an (85%). Reward berfungsi sebagai penguatan positif yang efektif dalam membangkitkan semangat belajar, membentuk karakter disiplin, mengatasi kejenuhan belajar, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Reward non- material seperti pujian dan pengakuan publik terbukti memberikan dampak psikologis yang lebih bertahan lama dibandingkan reward material. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemberian reward yang konsisten, variatif, transparan, dan adil merupakan strategi yang tepat dalam meningkatkan motivasi belajar santri di Ma'had Riyadhussholihiin Pandeglang. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem penghargaan di lembaga pendidikan pesantren serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dengan desain eksperimental dan sampel yang lebih luas.
THE IMPORTANCE OF FAITH AS THE FOUNDATION OF MODERN ISLAMIC EDUCATION: A LITERATURE REVIEW BASED ON THE QUR’AN AND THE SUNNAH Sutomo Sutomo; Koko Khoerudin
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1583

Abstract

Islamic education in the modern era faces complex challenges due to globalization, secularization, and the rapid flow of modernity that threatens the foundation of faith among young Muslim generations. This research aims to analyze the concept of aqidah from the perspective of the Qur'an and As-Sunnah as the fundamental foundation of Islamic education, identify the urgency of aqidah as the foundation in the modern Islamic education system, and formulate a conceptual framework for implementing aqidah in the design of modern Islamic education curriculum. This research employs library research method with a descriptive qualitative approach, where data sources consist of primary sources in the form of the Qur'an and Hadith, as well as secondary sources in the form of scientific journals, books, and articles published over the last 10 years. Data analysis uses content analysis techniques through stages of data reduction, categorization, interpretation, and drawing conclusions. The research findings indicate that: (1) aqidah in the Qur'an and As-Sunnah constitutes the epistemological and philosophical foundation that shapes students' Islamic worldview through the dimensions of tawhid (Rububiyah, Uluhiyah, and Asma wa Sifat); (2) aqidah becomes urgent as an epistemological filter, spiritual fortress, and intrinsic motivator in facing the challenges of globalization and modernity; (3) the implementation of aqidah in the curriculum requires a systematic approach through five dimensions: content, methodology, environment, evaluation, and integration with contemporary needs. This research contributes to formulating a conceptual framework for developing Islamic education that is characterized, has integrity, and is relevant to contemporary needs without neglecting aqidah as its main pillar.