Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Siswa Berakhlak Mulia: Analisis Literatur Pendidikan Islam Rani Rohiyah; Anie Rohaeni
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1017

Abstract

Degradasi karakter siswa merupakan salah satu persoalan mendasar dalam dunia pendidikan, yang menunjukkan bahwa pembelajaran yang berorientasi pada aspek kognitif belum sepenuhnya mampu membentuk perilaku dan akhlak mulia peserta didik. Dalam konteks pendidikan Islam, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa melalui keteladanan, pembinaan nilai, dan pembiasaan perilaku islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia serta strategi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan pendidikan karakter dan pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, motivator, dan model moral (uswah hasanah) yang berkontribusi signifikan terhadap internalisasi nilai iman, akhlak, dan adab siswa. Selain itu, penerapan strategi pembelajaran seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran berbasis proyek dinilai efektif dalam menumbuhkan perilaku dan karakter berakhlak mulia. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi peran dan strategi guru PAI merupakan kunci dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter siswa.
Analisis Buku Metode Asy-Syafi'i sebagai Bahan Ajar Tajwid pada Santri Usia SD di Rumah Qur'an Qurrota A'yun Ida Ruhaeni; Anie Rohaeni
Jurnal Pendidikan Educandum Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Educandum
Publisher : Fakultas Pendidikan IAI Pangeran Dharma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/jpe.v6i2.748

Abstract

This study aims to identify and analyze the Asy-Syafi'i Method book as a tajwid teaching material based on its implementation in halaqah for elementary school-aged santri at Rumah Qur'an Qurrota A'yun (RQQA). The scope of analysis was limited to the material that had been taught, namely Iqra enrichment starting from recognizing the reading of Al in the first lesson to recognizing waqf signs in the fifth lesson. This research focuses on the book's feasibility in the context of real implementation at RQQA, with the discussion directed at field findings based on three aspects: the suitability of the book's content with student characteristics, the language aspect, and the presentation aspect. This study employed a qualitative approach with a field research design, using observation, interview, and documentation techniques involving the coordinator, two teachers, and four santri. The results show that the book is conditionally feasible for elementary school-aged santri at RQQA. The content suitability was not optimal for third-grade students who required intensive guidance, the language used required simplification by teachers, and the presentation aspect — particularly the black-and-white graphics — was less motivating for santri. It is concluded that the book can be used with the note that teachers must actively serve as mediators and that the addition of color elements is necessary. This finding is expected to serve as a consideration for developers of children's tajwid books in improving the quality of teaching materials, as well as a reference for other Qur'an houses in selecting and using tajwid books that are appropriate for elementary school-aged students.