Khoirur Rozaq
Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Tata Kelola Pemerintahan melalui Pendampingan Pengolahan Data Kinerja Pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu Yessy Artanti Artanti; Muhammad Husain; Farij Ibadil Maula; Khoirur Rozaq; Franciskus Hului
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2189

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dalam pengolahan data kinerja pembangunan bidang tata kelola pemerintahan sebagai dasar penyusunan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21–23 April 2026 di Hotel Puri Senyiur Samarinda dengan melibatkan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, bimbingan teknis, konsultasi, praktik penginputan data, serta verifikasi dan sinkronisasi data kinerja pembangunan. Teknik evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan partisipasi peserta, kelengkapan data, kemampuan penginputan data, serta hasil penilaian terhadap pemahaman regulasi, penyusunan indikator kinerja, keterampilan penggunaan aplikasi, kualitas pendampingan, dan relevansi materi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman aparatur terhadap penyusunan Renstra berbasis kinerja, penyusunan indikator kinerja SMART, serta pengolahan data pembangunan yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Kegiatan ini juga menghasilkan data kinerja pembangunan yang lebih sistematis, terverifikasi, dan relevan dengan kebutuhan penyusunan Renstra Perangkat Daerah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas pendampingan teknis memperoleh skor tertinggi sebesar 4,65, sedangkan kemampuan menyusun indikator kinerja SMART memperoleh skor 4,15 dan masih memerlukan penguatan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan ini berkontribusi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang lebih akuntabel, transparan, efektif, dan berbasis kinerja.