Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Good Corporate Governance Implementation in BUMDes Management and Its Contribution to Village SDGs (A Study of BUMDes Surya Sejahtera, Kedungturi Village, Taman District, Sidoarjo Regency) Achmad Bagas Djuan Rajendra; Taufiq Hidayat
Journal of Economics, Assets, and Evaluation Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jeae.v3i2.970

Abstract

This study aims to analyze the implementation of good corporate governance in the management of BUMDes and its contribution to the SDGs of the village at DUMDes Surya Sejahtera Kedungturi, Taman District, Sidoarjo Regency. This study uses a qualitative method with primary data obtained from the Secretary and Treasurer of BUMDes Surya Sejahtera. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The results of the study show that BUMDes Surya Sejahtera has implemented GCG well, although improvements are needed in transparency, digital literacy, and community participation. GCG contributes positively to BUMDes performance, community economy, and achievement of Village SDGs.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI PERTANIAN PERKOTAAN DI WILAYAH RT 10/RW 03, KELURAHAN SOBO, KECAMATAN BANYUWANGI, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR Mohammad Suyanto; Taufiq Hidayat; Joko Priyono
ABDIMAS Vol 6 No 04 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v6i04.2875

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat (Abdimas) ini bermaksud untuk mengedukasi pengetahuan tentang trik dan tips bertani di lahan perkotaan yang baik kepada kelompok masyarakat tani Drangrang di wilayah RT 10/RW 03, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah diskusi dan wawancara terkait pengolahan lahan wilayah sempit untuk diberdayakan menjadi nilai yang lebih bermanfaat bagi warga dan lingkungan. Tiga orang narasumber memaparkan tentang masalah ketahanan pangan, kiat kiat bertanam tanaman herbal atau obat, dan budidaya lebah madu trigona untuk kesehatan. Hasil yang diperoleh masyarakat khususnya kelompok tani Drangrang sangat antusias dan semangat hingga muncul banyak tanya jawab pada sesi diskusi. Kegiatan ini perlu diteruskan pada event event selanjutnya agar kemandirian pangan dan kesehatan lingkungan dapat terwujud.