Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fragmentasi Kebijakan dan Digitalisasi Agroindustri: Kerangka Nexus sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Air-Energi-Pangan Terintegrasi Thabed Tholib Baladraf
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 2 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0802.1607-1612

Abstract

Policy brief ini membahas perlunya reformasi kerangka pengambilan keputusan agroindustri nasional melalui integrasi pendekatan Nexus dan Multi Criteria Decision Making (MCDM) sebagai dasar pengambilan keputusan lintas sektor. Kebijakan agroindustri nasional saat ini masih dirancang secara sektoral, sehingga keputusan terkait air, energi, dan pangan sering dibuat secara terpisah dan berpotensi saling bertentangan. Kondisi ini berdampak pada duplikasi investasi, inefisiensi sumber daya, peningkatan biaya kebijakan, serta lemahnya evaluasi terhadap trade-off antara produktivitas, efisiensi biaya, keberlanjutan lingkungan, dan ketahanan pangan. Di sisi lain, digitalisasi yang telah dikembangkan belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai instrumen pengambilan keputusan strategis, melainkan masih terbatas pada pelaporan administratif. Policy brief ini menekankan pentingnya penguatan tata kelola agroindustri yang terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada evaluasi trade-off lintas sektor melalui penyusunan pedoman nasional berbasis Nexus, penerapan evaluasi MCDM, serta pengembangan sistem pendukung keputusan strategis yang terhubung dengan perencanaan pembangunan nasional. Reformasi ini diperlukan untuk mengurangi risiko operasional, strategis, dan investasi, sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan agroindustri nasional di masa depan.