Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemitraan Sekolah Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Adiwiyata Di Smp Negeri 17 Surabaya Dewi Sireweni Wandari; Nadia Zanubah Kashof; Nabilla Indra Rukmana; Nailus Sa’adah; M. Fathin Yasir Nuur. S
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6413

Abstract

Permasalahan lingkungan global menuntut adanya integrasi nilai peduli lingkungan dalam sistem pendidikan melalui program Adiwiyata. Namun, dalam implementasinya masih terdapat hambatan seperti keterbatasan sumber daya internal sekolah, sehingga diperlukannya kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan mekanisme kemitraan sekolah, dinamika hubungan antar stakeholder berbasis collaborative governance, serta faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan efektivitas program Adiwiyata berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) di SMP Negeri 17 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas data yang diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SMP Negeri 17 Surabaya menerapkan pola kemitraan kolaboratif yang melibatkan instansi pemerintah (DLH dan dinas pendidikan), masyarakat, komite sekolah, dan pihak swasta melalui program CSR. Praktik collaborative governance tercermin melalui dialog rutin dan pembangunan kepercayaan (trust building). Faktor pendukung pertama adalah komitmen internal sekolah yang kuat dan dukungan pemerintah daerah, sementara faktor penghambat yang masih ditemukan meliputi anggaran mandiri, kerusakan infrastruktur lingkungan, dan birokrasi yang kompleks. Secara keseluruhan, kemitraan ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi warga sekolah dan mengubah perilaku peduli lingkungan siswa, yang secara langsung berkontribusi pada pencapaian agenda SDGs di sektor pendidikan. penelitian ini merekomendasikan adanya diversifikasi sumber pendanaan dan penyederhanaan alur koordinasi untuk menjaga keberlanjutan program.