I Putu Hendra Martadinata
Fakultas Ekonomi, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Tata Kelola Dana BOS Melalui Akuntansi Manajemen: (Studi Retrospektif pada SMP Negeri 1 Nusa Penida) Putu Anugrah Adi Dalem; Anantawikrama Tungga Atmadja; I Putu Hendra Martadinata
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6764

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Nusa Penida melalui penerapan akuntansi manajemen sebagai instrumen mitigasi fraud. Studi ini dilatarbelakangi oleh kontradiksi empiris antara riwayat kegagalan pengendalian internal pada periode 2012–2013 yang berujung pada penyimpangan dana BOS dan kondisi terkini ketika sekolah memperoleh apresiasi verbal dari tim BPK RI dalam kegiatan monitoring dan evaluasi tahun 2024 atas kelengkapan dan kerapian dokumen pelaporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-retrospektif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sumber data utama berasal dari kepala sekolah, bendahara BOS, guru, komite sekolah, serta dokumen keuangan dan kelembagaan sekolah. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi tata kelola dana BOS dilakukan melalui penganggaran partisipatif, otorisasi berlapis, digitalisasi administrasi melalui ARKAS dan SIPLah, serta penguatan Sistem Pengendalian Internal. Temuan ini menunjukkan bahwa akuntansi manajemen tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai mekanisme strategis untuk membangun transparansi, memperkuat akuntabilitas, dan menekan risiko penyalahgunaan anggaran. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan pergeseran dari agency problem menuju stewardship governance dalam pengelolaan dana pendidikan publik.