Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Akidah Akhlak Terhadap Kedisiplinan Siswa Broken Home Dengan Teknik Self-Talk Di MA Futuhul Mahamidi Robihatul Fitriyah; A. Faizul Mubarok
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17237

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi pendidikan akidah akhlak terhadap kedisiplinan siswa broken home dengan Teknik self-talk di MA Futuhul Mahamidi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan akidah akhlak dalam meningkatkan kedisiplinan siswa broken home serta peran teknik self-talk dalam mendukung perubahan perilaku tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan akidah akhlak yang dikombinasikan dengan teknik self-talk memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Pendidikan akidah akhlak membantu menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak, sedangkan teknik self-talk membantu siswa dalam mengarahkan pikiran dan membangun dialog internal yang positif sehingga mampu meningkatkan kontrol diri dan kesadaran disiplin. Meskipun demikian, keberhasilan implementasi ini juga dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan eksternal. Integrasi pendidikan akidah akhlak dan teknik self-talk dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa broken home di MA Futuhul Mahamidi.
Gerakan Literasi Sekolah (GLS): Membudayakan Gemar Membaca di MI/SD Zaenol Fajri; Ryan Nuraini; Fadilah Lutfi; Holidatul Munawaroh; Robihatul Fitriyah; Siti Maghfiroh Fawaid; Virna Budiarti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bxy9v995

Abstract

Literacy is a fundamental skill that everyone needs in the age of globalization.  However, a lack of passion, resources like libraries and reading nooks, creativity in literacy activities, and the less-than-ideal roles of parents and teachers all contribute to low reading interest among primary school pupils.  Additionally, pupils' focus is shifted from books to less instructive digital content when they use gadgets.  The School Literacy Movement (GLS) program is conducted in a contextual and participatory manner to address this.  The first steps are outreach, reading interest mapping, literacy team formation, and the implementation of regular activities like reading for 15 minutes before class, setting up reading nooks in schools, celebrating monthly Literacy Days, and hosting literacy contests.  Teachers and parents are also given training to help them better support their children's reading.  Books are supplied by contributions, partnerships with publishers, and independent acquisition based on the age range of the students.  To track the growth of reading interest and the program's efficacy, periodic assessments are carried out.  The findings indicate that kids' interest in reading has significantly increased.  Engaging reading programs and the participation of all school components contribute to its accomplishment.  A systematic monitoring system guarantees the program's viability, despite ongoing issues including inadequate facilities and unequal family participation distribution.  It is advised that GLS be extended to further schools with more training and improved literacy resources to develop a literate generation, motivated by its success in promoting reading habits in elementary and middle schools.