I Made Pradana Adiputra
Fakultas Ekonomi, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Dampak Penerapan SAK EMKM terhadap Transparansi dan Pertanggungjawaban Keuangan Gusti Kadek Rian Dewi; I Made Pradana Adiputra; Anantawikrama Tungga Atmadja
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) terhadap transparansi dan pertanggungjawaban keuangan pada Bank Sampah Kalibukbuk Bersih (KALIBER). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengurus dan nasabah bank sampah Kalibukbuk Bersih serta pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi berupa laporan keuangan dan arsip pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK EMKM memberikan dampak positif terhadap transparansi dan pertanggung-jawaban keuangan pada Bank Sampah KALIBER. Transparansi keuangan meningkat yang ditandai dengan penyusunan laporan keuangan yang lebih jelas, terstruktur, dan mudah dipahami oleh pihak internal maupun eksternal, serta memudahkan proses monitoring dan evaluasi oleh Dinas Lingkungan Hidup selaku pembina Bank Sampah KALIBER. Pertanggungjawaban Keuangan juga mengalami peningkatan melalui pencatatan transaksi yang didukung oleh bukti yang lengkap, penyusunan laporan keuangan secara sistematis, serta kemampuan pengurus dalam menjelaskan kondisi keuangan kepada pihak yang berkepentingan. Namun demikian, penerapan SAK EMKM masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman akuntansi oleh pengurus dalam penerapan standar secara optimal.