Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : journal of scientech research and development

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN EKONOMI KESEHATAN MELALUI PENERAPAN DEEPSEEK AI A. M. Alief Akbar; Muh. Tsaqif Hafidz; Arifah Amaliah Puteri
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1562

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan telah mendorong integrasi teknologi kecerdasan buatan sebagai media pembelajaran yang inovatif dan adaptif, terutama pada bidang ekonomi kesehatan yang memiliki tingkat kompleksitas analisis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran ekonomi kesehatan melalui penerapan DeepSeek AI dengan menggunakan pendekatan studi pustaka. Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah, seperti jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi pola, hubungan, serta temuan utama yang berkaitan dengan penggunaan kecerdasan buatan dalam pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan DeepSeek AI memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman konseptual mahasiswa dalam ekonomi kesehatan, khususnya dalam memahami konsep kompleks seperti analisis biaya-manfaat dan efisiensi layanan kesehatan. Selain itu, teknologi ini juga terbukti mampu mendorong pembelajaran mandiri (self-directed learning), meningkatkan interaktivitas, serta mempercepat akses terhadap informasi yang relevan dan terstruktur. Kemampuan personalisasi yang dimiliki DeepSeek AI memungkinkan penyesuaian materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman masing-masing mahasiswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam penerapan teknologi tersebut, antara lain potensi ketergantungan terhadap AI, risiko ketidakakuratan informasi, serta permasalahan etika akademik yang berkaitan dengan integritas dalam penggunaan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pedagogis yang tepat serta peningkatan literasi digital untuk mengoptimalkan manfaat penggunaan DeepSeek AI dalam pembelajaran.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS EKONOMI MELALUI TIKTOK MARKETPLACE DAN DAMPAKNYA TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN FISIK A. M. Alief Akbar; Muh. Tsaqif Hafidz; Arifah Amaliah Puteri
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1587

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah mendorong pemanfaatan platform social commerce seperti TikTok marketplace dalam meningkatkan produktivitas ekonomi, khususnya pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan TikTok marketplace terhadap peningkatan produktivitas ekonomi serta dampaknya terhadap gangguan kesehatan Fisik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, laporan industri, dan publikasi kesehatan dalam rentang tahun 2015–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok marketplace mampu meningkatkan efisiensi pemasaran, memperluas jangkauan pasar, serta mempercepat interaksi dan transaksi dengan konsumen. Namun, peningkatan intensitas penggunaan platform digital juga berdampak pada kesehatan fisik, seperti kelelahan mata, gangguan muskuloskeletal, dan penurunan kualitas tidur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan trade-off antara peningkatan produktivitas ekonomi dan risiko gangguan kesehatan, sehingga diperlukan pengelolaan penggunaan teknologi yang seimbang untuk menjaga keberlanjutan produktivitas.
ANCAMAN SIBER KEBOCORAN REKAM MEDIS TERHADAP REPUTASI RUMAH SAKIT DAN TERGANGGUNYA KEBERLANJUTAN FINANSIAL A. M. Alief Akbar; Muh. Tsaqif Hafidz; Arifah Amaliah Puteri
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1588

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan telah mendorong pemanfaatan rekam medis elektronik guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. Namun, perkembangan ini juga diikuti oleh meningkatnya risiko ancaman siber, khususnya kebocoran data rekam medis yang bersifat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebocoran data terhadap reputasi rumah sakit serta implikasinya terhadap keberlanjutan finansial. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, melalui penelusuran dan analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebocoran data rekam medis memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan pasien, yang merupakan faktor utama dalam menentukan keberlangsungan layanan kesehatan. Penurunan kepercayaan tersebut berkontribusi terhadap memburuknya citra institusi dan menurunnya daya saing rumah sakit di tengah persaingan layanan kesehatan yang semakin ketat. Selain itu, kebocoran data juga menimbulkan konsekuensi finansial yang kompleks, baik dalam bentuk biaya langsung seperti pemulihan sistem dan peningkatan keamanan teknologi informasi, maupun biaya tidak langsung seperti kehilangan pendapatan akibat penurunan jumlah pasien serta potensi sanksi regulasi dan tuntutan hukum. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan erat antara aspek reputasi dan kondisi finansial, di mana penurunan reputasi dapat memperparah tekanan ekonomi yang dihadapi rumah sakit. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi risiko yang komprehensif melalui penerapan sistem keamanan informasi berbasis risiko, peningkatan kesadaran sumber daya manusia, serta integrasi kebijakan perlindungan data dalam tata kelola organisasi guna memastikan keberlanjutan layanan kesehatan di era digital.