This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Farin Fitri Syahdila
Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Modal Sosial Komunitas Ojek Muslimah (OMU) UNRI di Kota Pekanbaru Community Social Capital Muslim Motorcycle Taxi (OMU) UNRI In Pekanbaru Farin Fitri Syahdila; Rd.Siti Sofro Sidiq; T. Romi Marnelly
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18445

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis sistem kerja, aturan komunitas, serta bentuk modal sosial dan solidaritas dalam Komunitas Ojek Muslimah (OMU) di Kota Pekanbaru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan OMU memiliki sistem kerja berbasis komunitas yang fleksibel dengan syarat keanggotaan yang selektif, yaitu perempuan muslimah, mahasiswi atau alumni, memiliki kendaraan pribadi, serta memiliki komitmen mengikuti aturan dan masa pelatihan. Sistem kerja OMU meliputi pengaturan jam kerja fleksibel berbasis waktu luang anggota, pembagian kerja dan upah sistem bagi hasil 80% untuk driver dan 20% untuk komunitas, adanya aturan internal yang mengatur etika kerja, komunikasi, dan sanksi bertahap. Modal sosial komunitas ini terbentuk melalui jaringan sosial yang kuat, tingkat kepercayaan yang tinggi, serta norma yang disepakati bersama. Bentuk modal sosial didominasi oleh bonding social capital yang kuat antar-driver, disusul bridging social capital dengan pelanggan dan lingkungan kampus, serta linking social capital terbatas dengan institusi formal. Solidaritas dalam OMU terbentuk sebagai hasil interaksi antara jaringan, kepercayaan, dan norma yang sejalan dengan konsep solidaritas mekanik Durkheim serta teori modal sosial Putnam. Komunitas tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang membangun solidaritas, kepercayaan, dan identitas kolektif antaranggota.