Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Nilai-Nilai Al-Laṭīfah Al-Rūḥāniyyah Dalam Q.S. Al-Ahqaf Ayat 26 Dan Implikasinya Terhadap Pembinaan Akhlak Wahid Nur Sidik; Komarudin Sassi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.7166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai al-laṭīfah al-rūḥāniyyah (الل َّطِيفَةُ الرُّوحانِيَّةُ) dalam Q.S. Al-Ahqaf ayat 26 beserta konteks huruf muqatta`ah pembuka surah, serta implikasinya terhadap pembinaan akhlak dalam pendidikan Islam kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir maudhui (tematik). Data diperoleh dari sumber tafsir klasik dan kontemporer serta jurnal-jurnal akademik terbaru. Berdasarkan analisis, penelitian ini menemukan tiga temuan utama: Q.S. Al-Ahqaf ayat 26 mengandung struktur epistemologi ruhani yang tersusun secara hierarkis melalui triad pendengaran, penglihatan, dan hati sebagai instrumen pengenalan kebenaran; huruf muqatta`ah (Ḥā Mīm) yang mengawali surah Al-Ahqaf berfungsi sebagai signal transenden yang mengaktifkan kesadaran batin penerima wahyu, sehingga memiliki korelasi struktural dengan konsep al-laṭīfah al-rūḥāniyyah; dan kegagalan kaum 'Ād bukan pada ketiadaan potensi, melainkan pada inaktivasi dimensi ruhani akibat dominasi kesombongan material. Implikasi praktisnya adalah perlunya model pembinaan akhlak berbasis tazkiyat al-nafs, penguatan qalb, dan integrasi wahyu-akal dalam pendidikan Islam.  
Tela'ah Interpretasi QS. Lukman: 33 Dalam Membangun Konsistensi Kesadaran Akuntabilitas diri Secara Kaffah Hanian Marian; Komarudin Sassi
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Januari 2026: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/amorti.v5i1.731

Abstract

This study examines the interpretation of QS. Luqman: 33 in constructing self-accountability awareness through a thematic interpretation approach and character education perspective. This research aims to analyze the concept of moral responsibility in the Qur’an and its relevance to contemporary social problems such as nepotism, integrity crisis, and weak professionalism. The study employs a qualitative library research method using thematic interpretation (tafsir maudhu’i) combined with the adabi ijtima’i approach. Data were obtained from classical and contemporary tafsir literature, academic journals, and character education studies. The findings reveal three main principles of self-accountability in QS. Luqman: 33: (1) individual moral responsibility, (2) awareness of worldly deception, and (3) transcendental accountability before Allah. Furthermore, the study finds that these values are relevant in strengthening integrity, professionalism, and moral responsibility in the digital era. The study concludes that QS. Luqman: 33 provides a theological foundation for developing Qur’anic-based character education.