Patrisia Aprilia
Prodi DIII Farmasi, Akademi Farmasi Yarsi Pontianak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI PENGENCERAN NANOKOLOID PERAK DIBIOSINTESIS MENGGUNAKAN EKSTRAK TANAMAN KELADI SARAWAK Alocasia macrorrhizos L. PADA SEDIAAN GEL MELAWAN Staphylococcus aureus Athiah Masykuroh; Patrisia Aprilia; Nabila Rizka Ananda
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 11 No. 2 (2026): Bioma : Juli - Desember 2026
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan menguji pengaruh konsentrasi pengenceran nanokoloid perak hasil biosintesis menggunakan ekstrak tanaman keladi Sarawak (Alocasia macrorrhizos (L,)) sebagai bahan aktif sediaan gel terhadap aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan menguji gel dengan konsentrasi nanokoloid perak sebesar 100% (tidak diencerkan) lalu dibandingkan dengan hasil uji pada gel dengan konsentrasi pengenceran penelitian sebesar 50% pada penelitian sebelumnya. Gel diformulasikan menggunakan basis Carbopol 940 lalu diuji organoleptik, pH, homogenitas, viskositas, daya sebar, serta uji kesukaan. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa gel memenuhi seluruh parameter fisik kecuali viskositas. Aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus termasuk kategori kuat dengan zona hambat 11,52 ± 0,10 mm (F1), 11,83 ± 0,19 mm (F2), dan 12,44 ± 0,65 mm (F3). Peningkatan konsentrasi nanokoloid perak dari 50% menjadi 100% tidak memberikan perbedaan signifikan pada daya antibakteri