Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW PROFIL METABOLIT KOMBUCHA BERDASARKAN ANALISIS SPEKTROMETRI MASSA Fadhilah Rahmawati; Ida Mukhliso; Yunita Khilyatun Nisak
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 3 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/32ms2c83

Abstract

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang dihasilkan dari fermentasi larutan teh dan gula oleh Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY). Selama fermentasi, berbagai metabolit bioaktif terbentuk dan berkontribusi terhadap karakteristik fungsional kombucha. Tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi profil metabolit kombucha yang telah diidentifikasi menggunakan teknik kromatografi yang dikombinasikan dengan spektrometri massa. Kajian dilakukan melalui analisis literatur ilmiah yang membahas pendekatan metabolomik pada kombucha. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode berbasis spektrometri massa, khususnya yang dikombinasikan dengan kromatografi cair atau kromatografi gas, mampu mengidentifikasi beragam kelompok metabolit secara komprehensif. Senyawa yang paling sering terdeteksi meliputi asam organik, seperti asam asetat, asam glukonat, dan asam glukuronat; senyawa fenolik dan turunannya; asam amino; gula; vitamin; serta berbagai metabolit minor yang terbentuk selama fermentasi. Penggunaan spektrometri massa resolusi tinggi yang didukung analisis bioinformatika memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perubahan metabolik selama fermentasi dan hubungan antara komposisi metabolit dengan potensi manfaat kesehatan kombucha. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan metabolomik dalam karakterisasi kualitas dan fungsi biologis kombucha.
Pengaruh Konsentrasi Natrium Metabisulfit Terhadap WarThe Effect of Sodium Metabisulfite Concentration on the Color of Champignon Mushrooms in Pouch Packaging on the Color of Champignon Mushrooms in Pouch Packaginga Jamur Champignon Pada Kemasan Pouch Yunita Khilyatun Nisak; Affandi Trilistyadi
Jurnal Teknologi Pangan dan Industri Perkebunan (LIPIDA) Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/lipida.v5i2.1808

Abstract

Champignon mushrooms (Agaricus bisporus) are highly perishable due to their highwater content and rapid respiration rate, which accelerates browning reactions. One method to maintain their quality is by applying sodium metabisulfite (Na₂S₂O₅). This study aimed to investigate the effect of different concentrations of sodium metabisulfite on the color of champignon mushrooms. The research was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with one factor and four treatment levels: 0.1%, 0.15%, 0.2%, and 0.25%. Data were analyzed using one-way ANOVA in Minitab with a 95% confidence interval (α = 0.05). The results showed that sodium metabisulfite had a significant effect on brightness (L*) and yellowness (b*) values. The best treatment was observed at the 0.25% concentration, which produced the brightest mushroom color with a brightness value (L*) of 98.54, a redness value (a*) of 1.2, and a yellowness value (b*) of 6.74.