Urgensi penelitian ini adalah perlunya pengembangan media pembelajaran leaflet berbasis Quick Response (QR) yang mampu mengintegrasikan sumber belajar digital secara mudah dan interaktif untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa pada materi struktur sel yang bersifat abstrak dan kompleks. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada materi struktur sel yang bersifat abstrak, serta masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran inovatif yang mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media yang menarik, mudah diakses, dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran leaflet berbasis kode QR serta mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi struktur sel. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Populasi penelitian berjumlah 175 siswa kelas XI SMAN 1 Sutojayan Blitar, sedangkan sampel penelitian berjumlah 72 siswa yang terdiri atas 36 siswa kelas eksperimen dan 36 siswa kelas kontrol dengan desain quasi experimental. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media leaflet berbasis kode QR memiliki tingkat kevalidan sangat tinggi dengan persentase ahli materi sebesar 98,6%, ahli media 88%, dan guru 97,3%. Validasi instrumen pretest dan posttest memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media tergolong sangat tinggi dengan rata-rata respons siswa sebesar 92%. Dari segi keefektifan, hasil uji T menunjukkan nilai signifikansi hasil belajar sebesar 0,001 dan motivasi belajar sebesar 0,000 (p < 0,05). Uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti terdapat pengaruh secara simultan terhadap hasil dan motivasi belajar. Nilai N-gain pada kelas eksperimen sebesar 56,36 (cukup efektif) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 41,78 (kurang efektif). Dengan demikian, media leaflet berbasis kode QR dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran biologi.