Syarief Makhya
Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DESA DALAM PEMBANGUNAN MANUSIA DI DESA MARGOSARI DAN DESA MARGOTOTO TAHUN 2022 Novika Dwi Lestiana; Syarief Makhya; Pitojo Budiono
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i3.1664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembangunan desa berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) Desa dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2022 di Desa Margosari dan Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori implementasi kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembangunan desa berbasis SDGs Desa di kedua desa telah berjalan, namun dengan tingkat capaian yang berbeda. Desa Margosari menunjukkan pelaksanaan yang lebih optimal pada aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, ditandai dengan adanya capaian skor SDGs Desa serta program-program yang mendukung peningkatan IPM. Sementara itu, Desa Margototo belum menunjukkan capaian yang optimal, terutama pada aspek kesehatan dan ekonomi, serta belum memiliki skor capaian SDGs Desa. Kendala utama yang dihadapi kedua desa adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi informasi serta belum optimalnya dukungan terhadap sektor ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa, penguatan koordinasi antarorganisasi, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendukung keberhasilan pembangunan desa berbasis SDGs Desa dalam meningkatkan IPM.