Ika Oktaria Gaib
Universitas Negeri Manado, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI, SUMBER DAYA DAN STRUKTUR BIROKRASI TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENYELENGGARAAN STATISTIK SEKTORAL DI KOTA TOMOHON Ika Oktaria Gaib; Evie E. Masengi; Laurens Bulo
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 3 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 3 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i3.1680

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi terhadap implementasi Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Kota Tomohon. Studi menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 31 aparatur yang terlibat dalam pembinaan statistik sektoral sebagai responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi belum memberikan pengaruh signifikan terhadap implementasi program. Namun, pengujian simultan memperlihatkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap implementasi Program Penyelenggaraan Statistik Sektoral di Kota Tomohon. Struktur birokrasi menjadi variabel yang menunjukkan kontribusi paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Selain itu, hubungan antara variabel independen dan implementasi program berada pada kategori sangat kuat dengan kemampuan model menjelaskan variasi implementasi program sebesar 66,6 persen. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program tidak hanya ditentukan oleh satu faktor tertentu, tetapi dipengaruhi oleh keterpaduan komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi dalam mendukung pelaksanaan kebijakan. Oleh karena itu, penguatan koordinasi antarinstansi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan optimalisasi prosedur kerja menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di tingkat daerah.