Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pebelajaran PAIKEM dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas VII di SMAN 22 Surabaya yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar berbasis skala Likert yang meliputi indikator perhatian, minat, ketekunan, dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pengolahan data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, perhitungan N-Gain digunakan untuk mengukur tingkat peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata motivasi belajar siswa, yaitu dari 64,12 pada tahap pretest menjadi 82,47 pada tahap posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,51 berada pada kategori sedang. Sementara itu, hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran PAIKEM. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PAIKEM efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK. Penerapan model ini mampu menghadirkan suasana belajar yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan sehingga mendorong keterlibatan siswa secara lebih optimal dalam proses pembelajaran.