Ferry Irwanto
stt kharisma bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontekstualisasi Nilai Kekristenan dalam Upacara Hajat Sasih di Kampung Naga Hotmantri Simbolon; Ferry Irwanto
Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol 9 No 1 (2026): Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34081/fidei.v9i1.653

Abstract

The Hajat Sasih ceremony in Kampung Naga, Tasikmalaya, represents a traditional ritual rich in local wisdom and spirituality. This study aims to analyze how Christian values can be contextualized within this ritual without compromising the integrity of Christian faith. Using a qualitative approach through literature study, this research employs the framework of critical contextualization as proposed by Paul G. Hiebert. The findings indicate that several elements such as gratitude, communal life, ecological awareness, humility, and social solidarity can be contextually integrated, while elements conflicting with biblical teachings require transformation. This study contributes to the discourse of contextual theology by offering a balanced model between faithfulness to the Gospel and cultural relevance. AbstrakUpacara Hajat Sasih di Kampung Naga merupakan ritual adat yang mencerminkan kearifan lokal dan spiritualitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai-nilai kekristenan dapat dikontekstualisasikan dalam upacara tersebut tanpa menghilangkan identitas iman Kristen. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Penelitian ini menggunakan kerangka kontekstualisasi kritis dari Paul G. Hiebert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai seperti syukur, kebersamaan, ekoteologi, dan kerendahan hati dapat diintegrasikan, sementara unsur yang bertentangan dengan Alkitab perlu ditransformasi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teologi kontekstual yang seimbang antara kesetiaan pada Injil dan relevansi budaya.