Wirayoga, Mustazahid Agfadi
Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DENGAN IKLIM DI KOTA SEMARANG TAHUN 2006-2011 Wirayoga, Mustazahid Agfadi
Unnes Journal of Public Health Vol 2 No 4 (2013): Unnes Journal of Public Health
Publisher : Universitas Negeri Semarang in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.445 KB) | DOI: 10.15294/ujph.v2i4.3055

Abstract

Demam berdarah dengue merupakan penyakit endemis di Indonesia dan meningkatnya kejadian demam berdarah dengue dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah faktor iklim. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kejadian demam berdarah dengue dengan iklim (suhu, curah hujan, kelembaban, kecepatan angin) di Kota Semarang tahun 2006-2011.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi korelasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder selama 6 tahun (2006-2011). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Pruduct Moment dengan α (0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna sedang dengan arah negatif antara suhu udara dengan kejadian demam berdarah dengue, hubungan yang sedang dengan arah positif antara curah hujan dan kelembaban dengan kejadian demam berdarah dengue, serta hubungan yang tidak bermakna antara kecepatan angin dengan kejadian demam berdarah dengue.Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa suhu udara, curah hujan, dan kelembaban mempunyai hubungan yang bermakna terhadap kejadian demam berdarah dengue. Saran yang diajukan kepada: (1) DKK Semarang, hendaknya mempertimbangkan program pencegahan dan penanggulangan dengan bekerjasama dengan BMKG Kota Semarang; (2) Masyarakat, serta dalam pencegahan dan penanggulangan demam berdarah dengue dengan melaksanakan gerakan 3M khususnya pada bulan basah.(3) Peneliti Selanjutnya; memperluas variabel dan rentang waktu data yang lebih panjang.