Bherta Lusyana
Profesi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Aisyah Pringsewu, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi Perempuan: Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Melalui Nutrisi dan Manajemen Stres di Masa Klimakterium: Pengabdian Juwita Desri Ayu; Rika Agustina; Komalasari; Ade Indriyani; Bherta Lusyana; Feni Rinawati; Mega Oktaviani; Novia Melinda; Pristy Purba Andini; Rini Antika; Siti Darmala; Vernia Lisa; Yulia Yohana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6272

Abstract

Masa klimakterium merupakan fase fisiologis yang dialami perempuan dan sering disertai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpotensi menurunkan kualitas hidup. Secara global, sekitar 70–80% perempuan mengalami gejala menopause yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan mengenai kesehatan reproduksi pada masa klimakterium melalui edukasi berbasis nutrisi dan manajemen stres. Metode pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan edukasi yang diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media leaflet, dan diakhiri dengan post-test sebagai evaluasi peningkatan pengetahuan. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Sidomuncul wilayah kerja Puskesmas Korpri Bandar Lampung dengan jumlah peserta sebanyak 40 perempuan usia 45–60 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebanyak 52,5% peserta memiliki pengetahuan kurang dan 47,5% memiliki pengetahuan baik. Setelah pelaksanaan edukasi, terjadi peningkatan dengan 62,5% peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Peningkatan sebesar 15% menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Edukasi kesehatan reproduksi berbasis nutrisi dan manajemen stres berpotensi mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan pada masa klimakterium.