Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Computer Self-Efficacy, Kemandirian Belajar, dan Fasilitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Komputer Akuntansi Kelas XI Jurusan Akuntansi di SMKN Jakarta Pusat: Penelitian Sayyida Nafisa; Erika Takidah; Wahyu Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh computer self-efficacy, kemandirian belajar, dan fasilitas belajar terhadap hasil belajar komputer akuntansi kelas XI jurusan akuntansi di SMKN Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 178 murid, dengan sampel sebanyak 13 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi nilai hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji persyaratan analisis, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa computer self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Kemandirian belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05. Selain itu, fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikan 0,003 < 0,05. Secara simultan, computer self-efficacy, kemandirian belajar, dan fasilitas belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi < 0,001 dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,306. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi hasil belajar sebesar 30,6%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.