Sahira Eka
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Solusi Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sahira Eka; Heldie Bramantha; Bunga Adelia Pratidina
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Fenomena bullying yang masih tinggi di lingkungan sekolah menunjukkan perlunya strategi preventif yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis systematic literature review (SLR). Data dikumpulkan melalui penelusuran dokumen ilmiah dari database Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Sampel penelitian berupa artikel jurnal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria relevansi topik, kredibilitas sumber, dan ketersediaan teks lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat tema utama, yaitu nilai inti pendidikan karakter (empati, tanggung jawab, toleransi), faktor penyebab bullying (rendahnya empati dan pengaruh lingkungan), strategi implementasi (integrasi kurikulum dan budaya sekolah), serta efektivitas pendidikan karakter dalam menurunkan perilaku bullying. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku prososial siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan strategi preventif yang efektif dalam mengatasi bullying jika diimplementasikan secara konsisten dan terintegrasi dalam budaya sekolah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan karakter dan praktik pendidikan dasar, serta menjadi dasar bagi kebijakan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji implementasi pendidikan karakter secara kontekstual dan longitudinal.