Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Asuh Orangtua dalam Mengurangi Stereotip Gender pada Anak Usia Dini Nurma Yuspina
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6073

Abstract

Stereotip gender merupakan konstruksi sosial yang memberikan label peran tertentu kepada laki- laki dan perempuan. Pada anak usia dini, stereotip gender sering terbentuk melalui proses sosialisasi dalam keluarga, khususnya melalui pola asuh orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola asuh orang tua dapat berperan dalam mengurangi stereotip gender pada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan mengenai pola asuh, stereotip gender, dan pendidikan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa stereotip gender pada anak dipengaruhi oleh faktor keluarga, lingkungan sosial, media, serta pola komunikasi orang tua. Pola asuh demokratis dan responsif terbukti lebih efektif dalam menanamkan nilai kesetaraan gender dibandingkan pola asuh otoriter atau permisif. Strategi pengasuhan yang dapat dilakukan antara lain pemberian kesempatan yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan, penggunaan bahasa yang tidak bias gender, serta pemberian teladan sikap egaliter di dalam keluarga. Dengan demikian, pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam membentuk persepsi anak mengenai kesetaraan gender sejak usia dini sehingga dapat meminimalisasi munculnya stereotip gender dalam perkembangan sosial anak.