Fadel Zaidan Athallah
Politeknik Keuangan Negara STAN

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Audit More with Less? Exploring the Dynamics of Risk-Based Audit during Budget Efficiency for Customs and Excise Oversight Muhammad Faishal Ammar; Fadel Zaidan Athallah; Resi Ariyasa Qadri
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana audit berbasis risiko dijalankan dalam pengawasan kepabeanan dan cukai ketika organisasi menghadapi tekanan efisiensi anggaran dan keterbatasan kapasitas sumber daya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif-konstruktivis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan dua informan kunci yang terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan pengawasan pada Inspektorat II, kemudian dianalisis menggunakan reflexive thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan dan penilaian risiko dilakukan melalui pembacaan proses bisnis, penggunaan berbagai indikator risiko, kalibrasi organisasi, serta pemanfaatan data analytics untuk memperkuat ketepatan prioritas audit. Keterbatasan sumber daya direspons melalui penyesuaian cakupan, waktu, dan personel audit tanpa mengubah substansi tema pengawasan, sedangkan pengembangan Assurance Information System dan penguatan kompetensi auditor menjadi bagian penting dalam transformasi pengawasan berbasis risiko. Penelitian ini menegaskan bahwa audit berbasis risiko dalam kondisi keterbatasan kapasitas tidak hanya merupakan metode teknis penentuan prioritas audit, tetapi juga merupakan strategi organisasi untuk menjaga efektivitas, kredibilitas, dan akuntabilitas pengawasan. Implikasi praktis penelitian ini terletak pada pentingnya penguatan strategi audit yang adaptif, berbasis data, dan didukung oleh infrastruktur digital serta kapasitas auditor yang memadai.
Membangun Kepercayaan Konsumen: Peran Sustainability Report dalam Meningkatkan Brand Image melalui Green AccountingMembangun Kepercayaan Konsumen: Peran Sustainability Report dalam Meningkatkan Brand Image melalui Green Accounting Fadel Zaidan Athallah
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1306

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana sustainability report dan penerapan green accounting dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperkuat brand image di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan kausal antara implementasi green accounting, kualitas sustainability report, kepercayaan konsumen, dan brand image melalui kerangka teoretis terintegrasi yang mengkombinasikan teori sinyal dan teori legitimasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tinjauan literatur sistematis menggunakan protokol PRISMA pada basis data Scopus, Web of Science, dan Google Scholar untuk publikasi periode 2021 hingga 2025, menghasilkan sepuluh jurnal terpilih yang dianalisis menggunakan pendekatan sintesis tematik. Temuan mengungkapkan bahwa green accounting berperan fundamental sebagai fondasi penyusunan sustainability report yang kredibel melalui mekanisme kuantifikasi dampak lingkungan yang sistematis, memungkinkan perusahaan mengukur dan mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan secara transparan kepada pemangku kepentingan. Sustainability report berkualitas tinggi yang disusun berdasarkan prinsip green accounting berpengaruh positif terhadap kepercayaan konsumen karena berfungsi sebagai sinyal kredibel yang mengurangi asimetri informasi dan skeptisisme terhadap klaim lingkungan perusahaan. Kepercayaan konsumen selanjutnya berperan sebagai mekanisme psikologis yang mentransformasikan informasi faktual tentang keberlanjutan menjadi persepsi evaluatif positif terhadap merek, menciptakan asosiasi dengan atribut tanggung jawab, inovasi, dan kualitas yang terakumulasi menjadi brand image yang kuat. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa kepercayaan konsumen memediasi hubungan antara kualitas sustainability report dengan brand image, mengindikasikan bahwa informasi keberlanjutan tidak secara langsung membentuk citra merek tetapi harus terlebih dahulu membangun kepercayaan sebagai katalis yang mengkonversi data menjadi aset merek berbasis keberlanjutan yang bernilai jangka panjang. Penelitian berkontribusi secara teoretis dengan mengintegrasikan perspektif akuntansi, komunikasi korporat, dan perilaku konsumen, serta secara praktis memberikan panduan strategis bagi praktisi bisnis dalam merancang komunikasi keberlanjutan yang efektif dan membantu regulator merumuskan kebijakan pengungkapan yang berorientasi transparansi.