Kearifan lokal memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar fisika yang kontekstual karena berbagai aktivitas budaya masyarakat mengandung fenomena-fenomena yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep fisika yang terdapat dalam kearifan lokal Putu Soppa Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, pada November 2023 hingga Januari 2024 dengan melibatkan pedagang Putu Soppa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Putu Soppa mengandung beberapa konsep fisika, yaitu titik didih larutan pada proses pembuatan larutan garam adonan, tekanan pada proses pembuatan adonan dan proses soppa (dorong) putu, pemisahan campuran pada proses penyaringan adonan, perpindahan panas secara konduksi dan konveksi pada proses pengukusan, perubahan fisika pada proses pematangan putu, serta gaya gesek pada proses penggulingan putu. Temuan ini menunjukkan bahwa Putu Soppa tidak hanya merepresentasikan kearifan lokal masyarakat Bugis, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar fisika berbasis kearifan lokal yang dapat membantu peserta didik memahami konsep fisika secara lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian etnofisika sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran fisika.