Nadia Nurul Azkia
UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Nilai Etika Keguruan Sebagai Fondasi Utama Profesionalisme Pendidik dalam Mengelola Interaksi Pembelajaran Berbasis Digital Norma Saqila Saqila Norma; Nadia Nurul Azkia; Azmatul Aulia; Muhlisin; Abul Mafaakhir
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6463

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam zaman digital yang masif saat ini mengharuskan praktisi pendidikan menghadapi berbagai tantangan baru terkait etika peserta didik, sehingga memerlukan tanggapan profesional yang tepat dari para pendidik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki penerapan nilai-nilai etika dalam bidang pendidikan, terutama dalam mengatur interaksi di dunia digital serta dampaknya terhadap penguatan profesionalisme guru. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif kritis menggunakan tinjauan pustaka mendalam dari artikel jurnal dan buku ilmiah. Proses analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara terstruktur melalui pengurangan data, analisis isi, dan perbandingan dengan literatur yang relevan. Temuan riset menunjukkan bahwa penerapan etika digital mencakup pengelompokan konten yang sesuai, etika komunikasi, perilaku bijaksana dalam bermedia, serta pemilihan platform yang aman. Selain itu, ditemukan bahwa penggabungan nilai-nilai spiritual seperti kepercayaan, klarifikasi, dan akhlak yang baik sangat mempengaruhi pembentukan budaya etis siswa. Perlindungan privasi dalam interaksi digital terbukti memperkuat integritas moral dalam lingkungan belajar. Kesimpulan penelitian menekankan bahwa kombinasi antara keterampilan teknologi, perkembangan moral, dan strategi keteladanan merupakan landasan utama dalam menjaga profesionalisme guru. Hasil ini berimplikasi pada pentingnya integrasi etika digital dalam kurikulum pelatihan guru masa depan.