M. Fahmy Fredyansyah Maulana
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Pembelajaran PAI Berbasis Literasi Digital untuk Menangkal Perilaku Cyberbullying Siswa SMA M. Fahmy Fredyansyah Maulana; Meilisa Fauzia Nastiti; Azzakiya Aufa Shalina; Rodianto
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berfokus pada literasi digital guna mengatasi masalah perilaku cyberbullying di kalangan siswa SMA. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Populasi yang diteliti mencakup literatur yang berhubungan dengan PAI, literasi digital, dan cyberbullying, sementara sampel diambil dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang dipilih secara sengaja. Instrumen penelitian terdiri dari dokumentasi dan pencatatan data. Untuk analisis data, digunakan teknik analisis konten dan analisis tematik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa fenomena cyberbullying berkaitan erat dengan akhlak yang buruk, seperti ghibah, fitnah, dan hasad. Penggabungan literasi digital dengan prinsip-prinsip Islam dapat dilakukan melalui konsep tabayyun, siddiq, dan ukhuwah digital. Pembelajaran PAI yang berbasis literasi digital dapat dirancang dengan memperkuat materi akhlak dalam konteks media sosial serta membangun kesadaran ihsan sebagai bentuk kontrol diri bagi siswa.
Internalisasi Nilai Akhlak Islam dalam Etika Interaksi Digital Guru dan Peserta Didik: Sebuah Kajian Literatur Tyas Ayu Farah Dina; M. Fahmy Fredyansyah Maulana; Azzakiya Aufa Shalina; Nur Khasanah
Edu Journal Innovation in Learning and Education Vol. 4 No. 1 (2026): Edu Journal in Learning and Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/edu.v4i1.3002

Abstract

The transformation of digital-based learning has changed the pattern of interaction between teachers and students from face-to-face communication to technology-mediated communication. This transformation has introduced various ethical challenges, including declining communication politeness, the spread of unverified information, and a lack of responsibility in the use of digital media. This study aims to formulate a conceptual framework for the internalization of Islamic moral values as a foundation for ethical digital interactions between teachers and students from the perspective of Islamic Religious Education. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were obtained from secondary sources, including books, scholarly journal articles, conference proceedings, and academic documents relevant to digital ethics, learning interactions, and Islamic moral values. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, which consists of data condensation, data display, and conclusion drawing, and was further strengthened through content analysis to identify patterns and relationships among concepts. The findings indicate that the values of adab (proper conduct), amanah (trustworthiness), and tabayyun (verification) serve as the primary foundations of ethical digital interaction in education. The internalization of these values takes place through the stages of value transformation, value transaction, and transinternalization, supported by teachers’ roles as role models, facilitators, mentors, and motivators. This study proposes a conceptual framework for the internalization of Islamic moral values that can serve as a basis for strengthening digital ethics in Islamic Religious Education learning in the digital era.