Yusni Nuryani
International Women University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analsisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Singkong Guna Efisiensi Biaya Persediaan Pada Pd Delapan Saudara Achmad Fadil Sholehudin; Yusni Nuryani
Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2026): Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/cakrawala.v3i2.722

Abstract

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan aspek penting dalam industri manufaktur karena berpengaruh langsung terhadap kelancaran produksi dan efisiensi biaya. PD Delapan Saudara, sebagai usaha pengolahan makanan khas Garut berbahan baku singkong, masih menerapkan sistem pengendalian persediaan secara konvensional yang menyebabkan permasalahan seperti kekurangan bahan baku dan keterlambatan pasokan sehingga mengganggu proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku singkong yang diterapkan perusahaan, membandingkannya dengan metode Economic Order Quantity (EOQ), serta mengukur efisiensi biaya persediaan yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta perhitungan EOQ, safety stock, reorder point, dan total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan masih sederhana dan belum berbasis perencanaan sistematis karena penentuan jumlah serta waktu pemesanan masih berdasarkan kebiasaan. Perhitungan menunjukkan total biaya persediaan perusahaan sebesar Rp1.219.220, sedangkan dengan metode EOQ sebesar Rp664.744 dengan pemesanan optimal 3.365 kg sebanyak 7 kali, safety stock 98 kg, dan reorder point 304 kg. Dengan demikian, metode EOQ terbukti lebih efisien dalam menekan biaya persediaan bahan baku singkong.