Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan pada PT. Bimasakti Selular Indonesia dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode asosiatif untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antarvariabel penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 orang karyawan yang ditetapkan sebagai responden berdasarkan perhitungan rumus Lemeshow dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%, sehingga sampel dinilai representatif dalam menggambarkan kondisi populasi. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap variabel pelatihan, pengembangan karir, dan kinerja karyawan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,017, sedangkan pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001. Secara simultan, pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai R² sebesar 0,442, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 44,2% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa pelaksanaan pelatihan yang terencana dan pengembangan karir yang berkelanjutan berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.