Kd Jayanthi Riva Prathiwi
PGSD UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Bahan Alam dalam Menstimulasi Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPAS di SD Negeri 6 Songan Kintamani Bangli Ni Kadek Dewi Yanti; I Gusti Ngurah Triyana; Kd Jayanthi Riva Prathiwi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7581

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis. Selain itu, pemanfaatan bahan alam sebagai sumber belajar yang kontekstual belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbantuan bahan alam, menganalisis implikasinya terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 6 Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan bahan alam dilakukan melalui tahapan orientasi masalah, pengorganisasian siswa, penyelidikan, penyajian hasil, serta evaluasi. Penerapan model ini memberikan implikasi positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, yang ditunjukkan melalui kemampuan menganalisis masalah, mengemukakan pendapat, bekerja sama, dan menarik kesimpulan. Faktor pendukung meliputi ketersediaan bahan alam dan lingkungan yang mendukung, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan variasi kemampuan siswa. Dengan demikian, PBL berbantuan bahan alam efektif dalam menstimulasi keterampilan berpikir kritis siswa.