Vivik Shofiah
Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sikap Dan Etika Belajar Dalam Psikologi Pendidikan Islam Mela Desina; Chairunnisa Chairunnisa; Vivik Shofiah
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i1.1571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep sikap dan etika belajar dalam perspektif psikologi pendidikan Islam secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), di mana data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer berupa kitab-kitab klasik Islam, Al-Qur'an, dan Hadis, serta sumber sekunder berupa buku psikologi pendidikan dan jurnal ilmiah relevan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan etika belajar dalam psikologi pendidikan Islam merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, mencakup dimensi kognitif, afektif, dan spiritual. Sikap belajar yang ideal dibangun di atas prinsip niat yang ikhlas, kesungguhan (mujahadah), kesabaran (sabr), dan kerendahan hati (tawadhu). Etika belajar bersumber dari nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis, serta dirumuskan secara sistematis oleh ulama klasik seperti Al-Ghazali dan Az-Zarnuji, yang menekankan pentingnya adab terhadap guru, selektivitas dalam memilih ilmu dan teman, serta pembiasaan nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Faktor internal seperti kondisi fisik, psikologis, dan niat, serta faktor eksternal seperti peran keluarga, guru, dan lingkungan sosial, secara bersama-sama membentuk kualitas sikap dan etika belajar peserta didik. Implementasinya menuntut peran guru sebagai uswatun hasanah, sinergi lingkungan keluarga dan sekolah, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tujuan akhir pendidikan Islam adalah terbentuknya insan kamil yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kematangan emosional, dan kekokohan spiritual. Integrasi antara prinsip psikologi modern dan nilai-nilai wahyu menjadikan pendidikan Islam mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan berdaya saing di era global.
Psikoterapi Islam untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Diana Kurniati Kartika; Vivik Shofiah; Khairunnas Rajab
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas psikoterapi Islam dalam meningkatkan kesehatan mental melalui tinjauan literatur. Psikoterapi Islam yang berlandaskan Al-Qur'an dan Al-Hadist berupaya mengatasi masalah psikologis dan spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan ini berjalan efektif terutama melalui penguatan spiritualitas seperti dzikir, shalat, dan membaca Al-Qur'an dalam meningkatkan pengendalian diri dan ketahanan terhadap stres. Psikoterapi Islam mendorong individu untuk hidup sesuai nilai agama dan berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik.